Longsoran Sudah Dibersihkan, Perjalanan KA Jalur Pantura Kembali Normal

Kereta pertama yang melintas di Batang pasca bencana banjir dan longsor yaitu KA angkutan barang dari Jakarta.

SEMARANG – Pasca-banjir dan longsor merendam jalur perlintasan wilayah Kabupaten Batang, saat ini kondisi di lokasi tersebut sudah berangsur normal. Manajer KAI Daop 4 Semarang, Krisbiyantoro mengungkapkan semua material tanah bekas timbunan longsor di titik KM 54+3/4 tepatnya di petak jalan Kuripan-Plabuan, saat ini telah dibersihkan.

Sejumlah calon penumpang menunggu kereta di Stasiun Tegal, Minggu (27/1/2019). Jalur kereta di Pantura kembali normal setelah sempat terendam banjir. Foto: metrojateng.com/adithya

Terdapat 40 petugasnya yang dikerahkan untuk membersihkan serta memetakan bantalan rel agar dinormalisasikan kembali.

“Kondisinya saat ini sudah kembali normal. Semua kereta sudah bisa kembali berjalan di dua jalur kereta baik dari arah Semarang maupun Batang,” kata Krisbiyantoro, Minggu (27/1/2019).

Pun demikian dengan jalur perlintasan yang menghubungkan Stasiun Batang-Stasiun Ujungnegoro. Banjir yang semula menggenangi bantalan rel di lokasi itu telah berangsur surut.

Krisbiyantoro menjelaskan kereta pertama yang melintas di Batang pasca bencana banjir dan longsor yaitu KA angkutan barang dari Jakarta.

Kemudian berturut-turut, ia mengklaim KA Argo Muria Malam dari Semarang relasi Jakarta, juga sudah bisa melintasi jalur Batang dengan lancar.

“Kami juga mengerahkan mesin pemecah material batu dan tanah agar jalur perlintasan dapat berjalan dioperasikan seperti semula,” tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, hujan lebat yang melanda Kabupaten Batang tak hanya merendam jalur perlintasan kereta api di petak jalan Batang-Ujungnegoro. Bahkan, hujan yang tak kunjung berhenti juga memicu tanah longsor pukul 03.30 WIB pagi tadi. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.