Lima Pelukis Muda Berkolaborasi dalam “Other Side”

Sebanyak 30 karya lukis ditampilkan hingga 2 Januari tahun depan

MAGELANG – Lima pelukis muda yang tergabung dalam Liquid Colour, menggelar pameran lukisan di Limanjawi Art House, Wanurejo Borobudur Magelang. Pameran yang digelar selama satu bulan dari 2 Desember 2018 – 2 Januari 2019 ini, menampilkan 30 karya lukis berbagai aliran dengan tema “Other Side”.

Pembukaan pameran lukisan “Other Side” di Limanjawi Art House, Minggu (2/12/2018). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Pemilik Limanjawi Art House, Umar Chusaini mengatakan, para pelukis yang memajang hasil karyanya berasal dari Yogyakarta dan Bandung. Mereka adalah Roadyn Choerudin, Endro Banyu, Muji Harjo, Sigit Raharjo, dan Andie Aradhea.

Umar mengatakan, “Other Side” merupakan pameran yang terakhir di tahun 2018. Dalam satu tahun, Limanjawi Art House menggelar pameran sebanyak 6 kali.

“Ini yang terakhir sekaligus menyambut libur akhir tahun. Karena setiap akhir tahun, banyak wisatawan domestik maupun asing yang datang,” katanya.

Namun ada hal yang tidak kalah penting dari pameran ini, adalah ingin menunjukkan karya-karya pelukis muda Indonesia dengan aliran yang berbeda-beda. “Meski berbeda-beda namun masing-masing menunjukkan kualitas yang¬†sangat bagus,” ucapnya.

Menurut Umar, hal itu menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang datang. Pameran ini juga untuk menunjukkan perkembangan seni di Indonesia yang penting diapresiasi oleh seniman lainnya.

Sementara itu, kolektor Hariyono Sudirgo, yang membuka pemaran mengatakan, seniman Indonesia sangat kreatif dan mereka memiliki energi yang luar biasa. “Mereka tidak bisa berdiri sendiri namun memerlukan ekosistem,” tuturnya.

Ia menilai seniman Indonesia tidak kalah dengan luar negeri, bahkan seniman Indonesia sangat kreatif. “Di sini saya lihat ada aliran realis bahkan ada yang sampai super realis. Lukisan seolah hidup,” ujarnya.

Pengamat lukisan, Alex Luthi R mengatakan, selain menonjolkan kualitas teknik, para pelukis juga cerdas dalam mengolah ide serta tema. “Tema other side dipilih berdampak sangat kuat mendorong daya cipta mereka. Ide dan teknik melukis dari para personelnya sudah semakin berani mengungkapkan citra dan jati dirinya,” pungkasnya. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.