Lima Jagoan Pencak Silat USM Gondol Medali Emas Paku Bumi

Dalam kejuaraan tingkat nasional itu, para atlet pencak silat asal USM Semarang itu mampu mengalahkan ribuan atlet dari daerah lain.

 

SEMARANG – Setidaknya lima atlet pencak silat binaan Universitas Semarang (USM) mampu menyabet medali emas dalam ajang Pencak Silat Paku Bumi Open 2019. Dalam kejuaraan tingkat nasional itu, mereka mampu mengalahkan ribuan atlet lainnya di GOR Padjajaran dan GOR Tri Lomba Juang Bandung belum lama ini.

 

Ketua UKM Pencak Silat USM Yaumul Kholifah menyatakan medali emas dapat digondol oleh para atletnya antara lain, Achmad Aziz untuk kategori tanding Kelas C Putra, Sri Risqi Annisa kategori tanding Kelas A Putri, Rayvaldo Simanihuruk kategori tanding Kelas A Putra, Nur Ismatul Zulfa kategori tanding Kelas B Putri serta Putra Reza Ramadhan kategori tanding kelas A putra.

 

Para jagoannya bertanding dengan 3.019 peserta lainnya dengan kategori laga dan seni tunggal antar pelajar SD, SMP, SMA dan perguruan tinggi.

 

“Dua perak dan dua perunggu juga mampu disabet oleh atlet kami. Yaitu Wahyu Hendra Laksana kategori Seni Tunggal Putra, dan Rika Rahmawati Kategori Tanding Kelas B Putri,” terangnya dalam keterangan yang didapat metrojateng.com, Selasa (5/2/2019).

 

Tak hanya itu saja. Medali perunggu juga disapu bersih oleh timnya. Yaumul Kholifah dan Satria Elang Maulana berhasil mendapat peruntungan dalam kategori Seni Tunggal Putri, dan Tanding Kelas B Putra.

 

“Para atlet menyiapkan semuanya secara ketat selama seminggu tiga kali berturut-turut di USM dilatih oleh kami,” akunya.

 

“Terbayar sudah letih yang kami rasa dan dapat membawa pulang mendali seperti yg diharapkan. Bangga punya atlet seperti mereka semoga UKM pencak silat dapat melahirkan atlet-atlet terbaik untuk universitas,” sambungnya.

 

Sedangkan Rektor USM, Andy Kridasusila mengatakan kampusnya mendukung penuh para mahasiswa untuk berprestasi dengan latihan rutin serta sering mengikuti kejuaraan.

 

“USM akan selalu support para mahasiswa atlet untuk selalu berlatih, dan mengirimkan ke kejuaraan- kejuaraan, dengan demikian, hasil latihan dapat di evaluasi usai berlaga” ungkap Andy.

 

Ia berharap mahasiswanya yang jadi atlet ke depan bisa menghasilkan prestasi terbaik dengan komitmen tinggi unuk berlatih, disiplin serta menampilkan performance yang terjaga saat berlaga. Passion tentu sja akan menjadi modal utama untuk berprestasi. (far)

 

 

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.