Libur Panjang Imlek, Hotel di Semarang Panen “Angpao”

Hampir semua hotel di Kota Semarang mengeruk keuntungan dalam liburan panjang Imlek 2019 ini.

 

Kamar HA-KA Hotel Semarang. Foto: dokumentasi
SEMARANG – Tahun baru Imlek membawa berkah bagi dunia perhotelan di Semarang. Pada liburan Imlek tahun ini, okupansi hotel mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan hari biasa.
Sales Executive HaKa Hotel Semarang, Nona Indrayana mengatakan pada liburan Imlek tahun ini, okupansi hotel mengalami kenaikan di angka 30 persen dibandingkan pada hari biasa. Okupansi di HaKa Hotel Semarang bahkan hampir menyentuh angka 95 persen.
Dia mengatakan, tamu didominasi oleh tamu walk in. Tingginya okupansi ini juga dipengaruhi libur panjang yang dimulai sejak Sabtu (2/2/2019) hingga Selasa (5/2/2019). Pada hari biasa, okupansi biasanya berkisar di angka 50 persen. Apalagi libur panjang kali ini, HaKa Hotel Semarang menawarkan promo kamar dan makan malam dengan harga Rp 250.000 yang bisa dinikmati empat orang.
Kenaikan okupansi juga dirasakan oleh Star Hotel Semarang, yang naik hingga 35 persen. Jika pada hari biasa okupansi berada di angka 50 persen, pada masa liburan Imlek tahun ini angka okupansi berada di angka 85 persen.
“Selain libur panjang, tingginya okupansi juga karena promo khusus Imlek yakni paket kamar dan dinner yang dijual dengan angka Rp 833.000, serta paket dinner khusus yang dijual diangka Rp 168.000,” kata Public Relations Executive Star Hotel Semarang, Riyanti, Selasa (5/2/2019).
Terpisah, Sales Executive Whiz Hotel Semarang, Farah Zahara Maulida menerangkan libur Imlek kali ini, okupansi di hotelnya mencapai 95 persen. Faktor penyumbang kenaikannya adalah banyaknya tamu yang memilih longstay karena libur panjang. (ade)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.