Lebaran Usai,Perlintasan KA di Kendal Tak Dijaga Lagi

image
Ilustrasi

KENDAL Meski arus balik belum terlihat padat, namun petugas Perlindungan Masyarakat (Linmas) yang ditugaskan berjaga di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Kabupaten Kendal mulai ditarik. Petugas Linmas hanya menjaga perlintasan kereta sejak H-4 lebaran hingga H+3 lebaran.

Sejak menjelang lebaran, sedikitnya 28 anggota Linmas diterjunkan untuk menjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu selama 24 jam. Langkah itu guna memberikan pengamanan selama arus mudik dan arus balik lebaran.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kendal, Subarso mengatakan dari total 24 jalur perlintasan KA di Kabupaten Kendal, hanya 13 perlintasan yang terjaga atau berpalang pintu. Berarti, sisanya yang 11 perlintasan tanpa palang pintu.

“Mengingat banyaknya pengguna jalan, terutama saat mudik maupun yang sedang bersilaturahmi saat lebaran, maka perlu ada penjagaan di perlintasan tanpa palang pintu,” ujarnya Jumat (08/07) siang.

Untuk itu, pihaknya mengimbau kepada masyarakat supaya berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api tanpa palang pintu. Sebab, H+4 Linmas sudah kembali ditarik dan tidak ada penjagaan secara khusus. “Ya, karena minim rambu-rambu jadi masyarakat perlu berhati-hati,” imbuhnya.

Sukarso,42, warga Ringinarum mengatakan bahwa keterlibatan Linmas dalam menjaga perlintasan kereta api tanpa palang pintu sangat membantu masyararakat. Namun, hal itu hanya bersifat sementara.

“Kalau boleh meminta, perlintasan kereta api tanpa palang pintu segera diberi palang pintu. Mengingat sangat membahayakan bagi pengguna jalan,” tandasnya. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

46 + = 55

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.