Layani Pemudik, Pertamina Siagakan 45 SPBU Kantong

Pertamina juga menyiagakan Motorist BBM dengan kapasitas angkut hingga 30 liter yang tersebar di 6 titik di sekitar Gerbang Tol Pejagan hingga Solo.

SEMARANG – PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jateng dan DIY siap mengoptimalkan ketersediaan energi di jalur mudik pada Lebaran 2019. Upaya yang dilakukan dengan memperkuat SPBU Kantong dan SPBE untuk melayani pemudik.

General Manager Marketing Operation Region IV Jateng & DIY, Iin Febrian. Foto: metrojateng.com/anggun puspita

General Manager Marketing Operation Region IV Jateng & DIY, Iin Febrian mengatakan, pihaknya memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 30 Mei hingga 2 Juni 2019.

“Untuk mengantisipasi itu strategi kami, yakni membentuk Satuan Tugas (Satgas) tahun ini dan memperkuat dengan 45 SPBU Kantong dan 22 SPBE untuk memperpendek jarak dan waktu tempuh mobil tangki ke lokasi yang berpotensi mengalami kemacetan dan kepadatan,” ungkapnya di sela acara silaturahmi bersama media di Nestcology Semarang, Senin (20/5/2019).

Selain itu, sebagai antisipasi sekaligus melayani pemudik Pertamina juga menyiagakan Motorist BBM dengan kapasitas angkut BBM hingga 30 liter yang disiagakan sebanyak 60 unit yang tersebar di 6 titik di sekitar Gerbang Tol Pejagan hingga Solo.

“Apabila ada kepadatan, Motorist BBM akan menembus kemacetan dengan bekerja sama dengan pihak kepolisian untuk pengondisian jalan. Pelayanan motorist ini bersifat darurat dan membantu masyarakat untuk mendapatkan BBM,” tuturnya.

Kesiapan lain dalam menghadapi arus mudik, Pertamina MOR IV berinovasi pada fasilitas pengisian BBM di kios. Apabila pada tahun sebelumnya kios Pertamina di dominasi dengan penjualan BBM manual dan kemasan, kali ini Pertamina telah menggunakan SPBU nonpermanen yaitu Modular dan Modular Kompak yang dilengkapi dengan tangki dan dispenser sehingga mempersingkat waktu pengisian BBM di rest area.

“Sebanyak 15 kios Pertamina Siaga pada tahun ini terdiri dari 7 titik Kios Modular Kompak, 2 titik kios Modular, 5 titik kios Mobile Dispenser, dan 2 titik kios kemasan,” katanya.

Seluruh kesiapan tersebut, lanjut Iin, karena adanya tren peningkatan konsumsi BBM dan elpiji sebanyak 24 persen lebih besar dari rata-rata harian normal untuk Gasoline (Premium dan PertaSeries) yaitu dari 12.240 KL menjadi 15.124 KL. Sementara untuk Gasoil (Biosolar dan Dex series), akan mengalami penurunan 12 persen dari normalnya 5.094 KL menjadi 5.810 KL, dikarenakan penurunan aktivitas pengiriman dan pembatasan angkutan barang.

Untuk elpiji (PSO & nonPSO) Pertamina menyediakan penambahan kuota hingga 8 persen dibandingkan rata-rata konsumsi harian 2019 atau setara dengan 4.149MT/Day dari rata-rata normalnya 3.845 MT/day. (ang)

Ucapan Lebaran 1440
Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.