Lawan Sudirman Said, PDIP Curi Taktik Pilpres Korsel

PDIP

SEMARANG – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tengah mempelajari strategi pemenangan pada Pemilihan Presiden (Pilpres) di Korea Selatan. Ketua DPD PDIP Jateng, Bambang Wuryanto mengungkapkan dengan melihat rekam jejaknya selama ini, sokongan dana Sudirman Said cukup kuat.

“Kalau ilmu tempurnya, saya enggak tahu. Tapi kan dia kawannya Anies dan Sandi (gubernur dan wakil gubernur DKI). Pasti kita meningkatkan kewaspadaan sekali,” katanya, Senin (26/3). Internal PDIP, kata Bambang saat ini sedang berguru ke Korea Selatan untuk mempelajari strategi pemenangan Pilpres yang digelar pada 2013 dan 2017 kemarin.

Dalam dua kali Pilpres, Bambang menekankan ada ilmu baru yang bisa diterapkan di Pilgub Jateng. “Kita sedang belajar pemenangkan Pilpres 2013 di Korsel dengan tiga pasang yang bertarung. Itu ilmu baru yang kita pelajari di sana,” ujar Bambang lagi.

Menurutnya hal tersebut perlu dipelajari untuk mengintip strategi Sudirman Said yang sedang bertempur secara konvensional dengan petahana Ganjar Pranowo.

“Saya khawatir SS punya ilmu lain yang enggak saya paham. Kalau pertempuran konvensional, kader-kader kami ini belum bertempur sekali. Baru bergerak natural aja. Yang jadi masalah kami jadi bagian petahana. Gerakan kami tergantung gerak lawan,” tuturnya.

Untuk tingkat popularitasnya saja, Ganjar Pranowo mencapai 88 persen. Sedangkan dalam survei yang sama, ketidaksukaan terhadap Ganjar Pranowo 25 persen. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

67 + = 76

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.