Larva Antar Magelang Raih Adipura

MAGELANG Kota Magelang kembali meraih penghargaan Adipura tahun ini. Dengan demikian, kota sedang ini telah enam tahun berturut-turut memperoleh supremasi tertinggi di bidang kebersihan. Penghargaan Adipura yang diraih Kota Magelang kali ini adalah berkat larva.

“Pemkot selalu punya inovasi dalam mengelola sampah. Salah satunya memusnahkan sampah dengan larva atau semacam bakteri yang mampu memakan sampah dalam tempo tidak terlalu lama,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Magelang, Mahbub Yani Arfiano, kepada Metrojateng.com, Selasa (1/8).

Ia menyebutkan, tumpukan sampah yang setiap hari menggunung di pasar-pasar tradisional, di musnahkan dengan larva sampai habis. Sehingga, sampah di pasar tidak pernah dibuang ke TPA. “Larvanya kemudian bisa dijadikan makanan ikan,” terang Mahbub.

Pengolahan sampah dengan cara demikian, menjadi lebih efektif dan mengatasi problem sampah. “Pengolahan sampah dengan larva sudah kami terapkan di semua pasar tradisional yang ada. Seperti pasar Gotong Royong, Rejowinangun, Cacaban dan Kebonpolo,” imbuh Mahbub.

Inovasi pengelolaan sampah tersebut mendapatkan angka yang besar untuk penilaian Adipura. Selain itu, sumbangan angka didapat dari pemanfaatan limbah untuk pot yang pasang di taman-taman kota.

Pada tahun 2014 Kota Magelang berhasil meraih Adipura Kencana. Kemudian pada tahun 2016, Kota Magelang pernah meraih Adipura Kirana. Walikota Magelang, Sigit Widyonindito dijadwalkan menerima Adipura dari Presiden Joko Widodo pada Rabu (2/8) malam. Pada Kamis (3/8) mendatang direncanakan ada kirab Adipura, berawal dari Sambung Yon Armed 3, berkeliling kota, dan berakhir di Kantor Walikota Magelang. (MJ-24)

 

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

33 + = 38

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.