Lagi Lima 5 Perusuh Di Solo Dibekuk

Rusuh. Kapolda Jateng Irjen Pol Achmad Lutfi m mberi ketrengan pers, sementara dibelakangnya para tersangka kerusuhan.( ist/Al)

SURAKARTA, METRO JATENG- Jumlah pelaku pengeroyokan terhadap keluarga Umar Asegaf di Solo, Sabtu(8/8) malam lalu membengkak dari tiga menjadi lima orang. Puluhan pelaku lain saat penyerangan memakai tutup kepala terhadap keluarga korban yang mempunyai hajat malam “widodaren” pernikahan masih terus diburu.

Hal itu diungkapkan Kapolda Jateng Irjen Pol Achmad Lutfi pada jumpa pers, Selasa (11/8) siang di Mapolresta Surakarta. Hadir pada acara jumpa pers Dirreskrimum Kombes.Pol. R. Yoseph Wihastono Yoga Pranoto, Kombes Pol. Ade Safri Simanjuntak yang pagi sebelumnya dilantik sebagai Kapolres Surakarta menggantikan Kombes Pol Andy Rifai dan Wadir Ditpidum Bareskrim Polri Kombes Pol Dicky Patria Negara.

Menurut Kapolda kasus pengeroyokan yang mengundang perhatian dari berbagai kalangan ditangani Polresta Surakarta dibantu Polda Jawa Tengah dan Mabes Polri.Disebutkan sementara ini yang berhasil ditangkap berkembang menjadi 5 orang yang diduga sebagai pelaku pengeroyokan keluarga Habib Umar Assegaf di jalan Cempaka No. 81 Kp. Mertodranan, Pasar Kliwon Surakarta. Mereka berinisial
BD, ML, RN, MM dan MS.

Tertangkapnya ke lima pelaku, kasus ini  terus dikembangkan. Pucuk pimpinan jajaran Polda Jateng Jateng menjelaskan Polda Jawa Tengah dan Mabes Polri telah mengantogi nama-nama para pelaku . Mereka yang intoleran tetap dikejar.

“Saya atas nama Kapolda Jawa Tengah telah memerintahkan kepada seluruh Kapolres sejajaran Polda jateng untuk menangkap kelompok intoleran, bahwa tidak ada tempat untuk kelompok intoleran di wilayah hukum Jawa Tengah”,tegasnya.

Irjen Pol Achmad Lutfi menghimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melaporkan kepada polri apabila menjumpai aktifitas yang mencurigakan dari kelompok intoleran.”Masyarakat diharap tetap tenang, Polri memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat. Oleh karena itu tidak usah takut. Apabila menjumpai orang atau kelompok yang mencurigakan terkait dengan kelompok intoleran agar melapor kami, akan kami tindak”, tegas Kapolda Jateng.

Kelima pelaku diancam dengan Pasal 170 KUHP dan 160 KUHP serta Pasal 335 KUHP JO Pasal 55 KUHP dan 56 KUHP Tentang Kekerasan Terhadap Orang di Muka Umum.(Al)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.