Kunjungi Sido Muncul, Mahasiswa UIN Walisongo Belajar Bioentrepreneur

Perusahaan farmasi tersebut tidak hanya mengolah racikan jamu tradisional saja, namun juga melakukan berbagai kajian riset inovasi untuk menjawab tuntutan pasar global.

SEMARANG – Sebanyak 32 mahasiswa kelas Bioenterpreneur Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang melakukan kunjungan ke PT Industri Jamu Farmasi Sido Muncul Tbk Semarang pada Selasa (14/5/2019). Kegiatan kunjungan bertujuan untuk menambah wawasan mahasiswa tentang bioentrepreneur yang berkaitan dengan tanaman obat.

Mahasiswa Biologi Fakultas Saintek UIN Walisongo Semarang mengunjungi Sido Muncul, Selasa (14/5/2019). Foto: metrojateng.com/ade lukmono

“Kegiatan ini juga dimaksudkan agar menambah pengetahuan mahasiswa tentang keanekaragaman tanaman herbal. Mahasiswa juga mengetahui kegiatan produksi dan management dan penjualan produk Sidomuncul,” kata Dosen Pengampu Mata Kuliah Biointerpreneur, Lianah.

Tempat yang dikunjungi antara lain gudang penyimpanan bahan baku simplisia, gudang penyimpanan bahan baku non simplisia, laboratorium R n D (Research and Development), tempat pengolahan dan pengemasan produk baik primer maupun sekunder, serta tempat pengolahan dan pengemasan produk COD (Cairan Obat Dalam), seperti tolak angin cair dan varian-variannya, tolak linu herbal, dan madusido.

Memasuki generasi ketiga, perusahaan yang berdiri sejak 1951 ini tidak hanya mengolah racikan jamu tradisional dari warisan leluhur, namun sudah melakukan berbagai kajian riset inovasi untuk menjawab tuntutan pasar global.
Dalam satu bulan, perusahaan yang memiliki tenaga kerja sebanyak 3.000 pekerja ini mampu memproduksi kurang lebih 200 juta sachet per jenis produk.

Dampaknya, limbah cair, padat dan B3 yang dihasilkan juga cukup banyak. Sido Muncul kemudian mengelola limbah tersebut dengan baik sebagai upaya untuk pelestarian lingkungan.

Limbah cair berasal dari proses pencucian bahan baku dan pencucian mesin yang selanjutnya diolah oleh anak perusahaan yakni PT Sido Muncul Pupuk Nusantara menjadi pupuk organik cair dan sebagian diolah menjadi air bersih dan dialirkan kembali ke badan sungai. Limbah padat berasal dari ampas dari proses ekstraksi bahan baku yang digunakan, yang kemudian diolah menjadi pupuk organik padat melalui proses fermentasi. Sementara itu, untuk limbah B3 tidak diolah, melainkan disimpan sementara untuk diserahkan oleh pihak ke-3 yang mengelola limbah tersebut.

Tempat terakhir yang dituju adalah taman Agrowisata, di mana terdapat budi daya tanaman obat dan kebun binatang mini. Mahasiswa dapat mengobservasi jenis-jenis tanaman obat yang ada di sana. Mahasiswa juga disuguhkan sajian aneka hewan koleksi perusahaan tersebut.

Liana berharap kegiatan kunjungan seperti ini dapat membuka kesempatan kerja sama antara UIN Walisongo dengan PT Sido Muncul. Serangkaian kegiatan kunjungan kemudian ditutup dengan diskusi di aula kawasan Sido Muncul serta penyerahan kenang-kenangan dari Sido Muncul kepada perwakilan dosen. (ade)

 

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.