Kunjungi Semarang Zoo, Mbak Ita Minta Kebersihan Dijaga

SEMARANG – Plt Direktur Taman Marga Satwa Mangkang atau Semarang Zoo, Samsul Siregar mengatakan, jumlah pengunjung Semarang Zoo sampai H+5 Lebaran ini mencapai 54.181 orang dengan total pendapatan sebesar Rp1 miliar lebih.

Mbak Ita kunjungi Semarang Zoo. Foto: masrukhin abduh

Hal itu dikatakannya saat mendampingi Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu, meninjau Semarang Zoo, Selasa (19/6). Kedatangan Wakil Wali Kota yang akrab disapa Mbak Ita itu untuk melihat kondisi destinasi wisata tersebut menyambut pengunjung selama libur Lebaran.

Samsul Siregar yakin, target pendapatan selama libur Lebaran 2018 sebesar Rp 2-3 miliar dapat tercapai. Apalagi, liburan Lebaran dan sekolah masih cukup panjang.

“Diharapkan 5 hari kedepan masih banyak pengunjung yang datang ke Semarang Zoo. Sehingga pendapatan semakin besar,” katanya

Sementara itu, dalam tinjauannya selain didampingi Plt Direktur Semarang Zoo, Mbak Ita juga didampingi Camat Ngaliyan, Agus Priwarhanto. Dia menyempatkan diri berkeliling ke dalam area Semarang Zoo dan menyapa para pengunjung.

Mbak Ita mengatakan, dari dialognya dengan para pengunjung, diketahui mereka tidak hanya berasal dari Kota Semarang saja. Tetapi ada juga yang berasal dari Demak, Kendal, Batang, Pekalongan, dan beberapa daerah lain di Jawa Tengah maupun luar Jawa Tengah. Banyak pengunjung yang kemudian memanfaatkan kesempatan tersebut untuk foto bersama Mbak Ita.

Ita menuturkan, dirinya mengapresiasi pengelolaan Semarang Zoo sehingga dapat dinikmati para pengunjung. Terlebih pada libur Lebaran ini yang menjadikan Semarang Zoo pilihan destinasi sebagian masyarakat menghabiskan waktunya bersama keluarga.

“Pengelolaan yang baik, pembenahan di semua lini akan kami teruskan. Sehingga Kebon Binatang Mangkang atau Semarang Zoo ini menjadi destinasi wisata unggulan di Semarang dan menjadi tempat jujugan bagi keluarga karena bisa menjadi wisata edukasi bagi anak-anak,” katanya.

Mbak Ita berpesan kepada pengelola Semarang Zoo untuk menjaga kebersihan dengan cara menambah petugas kebersihan serta tempat sampah yang besar dan diletakkan di tempat stategis.

“Itu juga bagian dari edukasi kepada para pengunjung untuk membuang sampah di tempat sampah yang telah disediakan. Jadi soal kebersihan itu yang menjadi perhatian bersama, tidak hanya pengelola saja tetapi pengunjung juga perlu diedukasi,” paparnya.

Dengan ramainya tempat wisata Semarang Zoo ini, Mbak Ita berharap ada pemasukan yang cukup besar yang bisa disumbangkan ke Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Semarang. Sehingga hal itu berdampak pada pembangunan Kota Semarang ini. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

34 − 28 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.