Kunci Letter T Masih Jadi Andalan Pelaku Curanmor

image
Tersangka curanmor saat gelar perkara di Mapolres Kendal.

KENDAL – Aksi pencurian sepeda motor mulai marak terjadi di Kendal. Sejumlah wilayah yang menjadi rawan pencurian perlu diwaspadai. Seperti yang dialami Nurudin Yahdi warga Brangsong harus kehilangan sepeda motornya saat hendak menjemput ibunya di sawah.

Korban yang mengendarai sepeda motor Honda Megapro H 2429 ND hendak menjemput ibunya di sawah. Sepeda motor di parkir di depan SMP Negeri 2 Brangsong dan sudah dikunci. “Saya biasa parkir sepeda motor di depan sekolah dan berjalan kaki menjemput ibu di sawah. Tapi saat kembali ke tempat parkir sepeda motor sudah hilang,” katanya.

Polisi yang menerima laporan pencurian sepeda motor bergerak cepat dan berhasil melacak keberadaan sepeda motor miliki korban. Dari hasil pencarian sepeda motor inilah, polisi berhasil meringkus dua pelaku pencurian yakni Muhammad Hepi Herwanto warga Turunrejo Brangsong dan Tomi Edianto alias Tompel warga Kaliwungu.

Kepada penyidik, kedua tersangka mengaku melakukan pencurian dengan menggunakan kunci letter T. “Sasaran sudah kita incar dulu, jika suasana sepi dengan kunci letter T mengambil motor dan menjual ke penadah,”  ujar tersangka Muhammad Hepi.

Aksi pencurian sepeda motor tidak hanya terjadi di lokasi yang sepi dan kendaraan yang diparkir di pinggir jalan. Sepeda motor milik Freddy Santoso (19), warga Desa Putatgede Kecamatan Ngampel, yang diparkir di dalam rumah juga raib digondol maling. Freddy tidak menyangka jika sepeda motor miliknya harus raib justru saat parkir di rumahnya. Padahal motor itu baru 10 menit diparkir dan akan digunakan keluar. 

Freddy yang sepeda motornya kehilangan langsung melaporkan kejadian yang dialami ke Polres Kendal. Dan tidak lama pelakupun berhasil ditangkap petugas. Pelaku pencurian adalah Muhammad Tibyanal (16) warga Kelurahan Pekauman Kendal. Pelaku saat kejadian bersama temannya berboncengan dan berkeliling mencari mangsa dan kebetulan saat melintas di rumah korban terlihat sepeda motor korban terparkir dengan kunci kontak masih menempel.

“Saya melihat sepeda motor terparkir dan kunci kontak menempel lalu saya mengambil sepeda motor,” ujar tersangka.

Belum sempat menjual sepeda motor, keburu tertangkap Satreskrim Polres Kendal. MT mengaku sudah beberapa kali melakukan aksi pencurian sepeda motor namun biasanya dengan menggunakan kunci T .

“Saya membuat kunci T sendiri dengan melihat beberapa tayangan di televisi, lalu saya mencoba membikin sendiri,” lanjutnya.
 
Kasatreskrim Polres Kendal IPTU Fiernando Ardiansyah menjelaskan berkat kesigapan jajarannya pelaku pencurian sepeda motor bisa tertangkap. “Pelaku akan dikenakan 362 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara,”ujar Ardiansyah. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

+ 27 = 28

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.