Kreatif! Petani Boyolali Usir Hama Tikus dengan Gas Elpiji

BOYOLALI – Upaya pengendalian dan pemberantasan hama tikus terus dilakukan petani dan Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan (Dispertanbunhut) Boyolali. Berbagai cara pun dilakukan. Terbaru yakni menggunakan alat pengempos berbahan bakar gas elpiji.
Alat itu sudah diujicobakan di areal pertanian kawasan Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono, Boyolali Minggu lalu. Pengempos dengan bahan bakar gas elpiji itu dinilai lebih praktis dan daya jangkauan lebih luas. Selain itu petani juga tidak perlu memompa alat terus-menerus. Dengan gas elpiji ukuran 3 kg atau gas melon, pengemposan bisa dilakukan dalam waktu lebih lama.
Koordinator Penyuluh dan Organisme Pengganggu Tanaman Dipetanbunhut Boyolali, Iskak Harjono, mengatakan alat itu sebenarnya memiliki cara kerja yang sama dengan pengempos manual.
Petani Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono melakukan ujicoba pemakaian pengempos tikus bertenaga gas elpiji. Foto: metrojateng.com/MJ-07
Petani Desa Jembungan, Kecamatan Banyudono melakukan ujicoba pemakaian pengempos tikus bertenaga gas elpiji. Foto: metrojateng.com/MJ-07

“Kalau dengan alat ini (pengempos berbahan gas elpiji), petani tak perlu memutar memutar pengempos terus, karena digantikan gas,” jelasnya kepada wartawan.

Cara menggunakannya, pengempos dinyalakan dengan pemantik khusus seperti untuk menghidupkan kompor gas. Kemudian diemposkan ke lubang tikus yang sudah diisi belerang hingga terbakar. Asap belerang akan memenuhi lubang dan meracuni tikus yang bersembunyi di dalamnya, sehingga tikus mati.
Untuk mengantisipasi tikus yang lari melalui lubang lain, petani perlu menyiapkan jaring sebagai perangkap. “Dari uji coba alat ini, ternyata lebih praktis dan hasilnya lebih baik,” kata dia.
Namun, ungkap dia, alat pengempos berbahan gas elpiji ini masih terbatas. Dispertanbunhut Boyolali baru memiliki 20 buah. “Yang mau meminjam silahkan ke Dispertanbunhut. Bisa dikoordinasikan dengan kelompok tani setempat,” tambahnya.
Sementara pengurus Kelompok Tani Desa Jembungan, Sabar, mengaku tertarik dengan alat tersebut. Menurut informasi, alat pengempos bertenaga gas harganya sekitar Rp 300.000. Namun itu belum termasuk selang dan regulator. Karena regulatornya khusus dan memiliki tekanan yang kuat. (MJ-07) 
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

− 3 = 1

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.