KPU Sukoharjo Siap Fasilitasi Warga Binaan Ikut Coblosan

Sesuai data KPU Sukoharjo, saat ini terdapat 125 warga Sukoharjo yang tengah menjalani hukuman di Rutan Solo. 

SUKOHARJO – KPU Sukoharjo akan memfasilitasi warganya yang saat ini masih mendekam di Rutan Klas IA Surakarta agar bisa menggunakan hak pilih pada Pemilu, April mendatang. Petugas Dindukcapil juga dikirim untuk memastikan warga binaan sudah memiliki e-KTP.

Petugas Diddukcapil dan KPU Sukoharjo saat berada di Rutan Solo. Foto: metrojateng.com

Sesuai data KPU Sukoharjo, saat ini terdapat 125 warga Sukoharjo yang tengah menjalani hukuman di Rutan Solo.

“Dari 125 warga binaan dari Sukoharjo, kami cek yang benar-benar sudah mempunyai e-KTP dan masuk di DPT 68, yang sudah punya NIK tetapi belum masuk di DPT ada 72,” kata Ketua KPU Sukoharjo Nuril Huda, Kamis (31/1/2019).

Terkait langkah yang akan diambil oleh KPU Sukoharjo untuk yang sudah masuk di DPT yakni data akan diturunkan ke Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar difasilitasi A5 atau penggunaan hak pilih di lapas. Sedangkan untuk yang belum masuk DPT, KPU akan mengkroscek dan koordinasi dengan Disdukcapil.

Dikatakan Nuril, sebelumnya, KPU Sukoharjo sudah mengirimkan petugas Disdukcapil untuk melakukan rekam e-KTP bagi warga Sukoharjo di Rutan Solo. 

Ditambahkan Nuril, jumlah DPT Hasil Perbaikan (DPTHP) 2 yang ditetapkan KPU kembali berkurang sebanyak 3.398 pemilih. Dalam penetapan sebelumnya, DPTHP 2 sebanyak 672.944 orang dan berkurang menjadi 669.546 orang. (MJ-28)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.