KPU Kota Semarang Bantah Pelaporan Baliho Prabowo-Sandi

KPU mengaku belum ada laporan terkait penurunan paksa oleh Satpol PP pada baliho Prabowo-Sandi.

SEMARANG- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang, Cassandra Gultom, memastikan tidak ada laporan masuk soal penurunan paksa Alat Peraga Kampanye (APK) pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga Uno.

Relawan Prabowo-Sandi, Habibah di depan rumahnya Jalan Dr Sutomo, Kota Semarang, Jumat (21/12/2018). Foto: metrojateng.com/Fariz Fardianto

Penurunan paksa APK itu dituding dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang. Cassandra menegaskan tidak benar adanya laporan dari perempuan atas nama Habibah. Ia mengaku mengajukan protes ke KPU atas penertiban APK oleh Satpol PP. Dan kemudian mengaku protesnya itu tidak pernah dihiraukan oleh KPU dan Bawaslu Kota Semarang.

BACA JUGA: Tak Kapok Spanduk Dicopot, Relawan Prabowo Pasang Baliho Permanen

“Sampai hari ini kami tidak menerima laporan apapun terkait adanya penurunan dengan paksa oleh Satpol PP, terhadap APK pasangan calon presiden nomer tertentu,” kata Cassandra Gultom, Jumat (21/12/2018).

Ia menilai, selama ini penertiban APK yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang juga masih sesuai dengan regulasi. Di antaranya selalu berkoordinasi dengan KPU selaku penyelanggara pemilu.

BACA JUGA: Pencopotan Baliho Prabowo-Sandi Disanggah Wali Kota Semarang

Sesuai dengan regulasi, katanya, Satpol PP tidak mungkin bisa melakkan penurunan APK tanpa sepengetahuan dan pendampingan dari KPU dan Bawaslu.

“Setiap hendak dilakukan penertiban APK, Bawaslu Kota Semarang kana berkoordinasi dengan KPU Kota Semarang. Selain itu juga melakukan koordinasi dengan instansi terkait dalam hal ini Pemkot Semarang untuk melakukan penertiban APK,” tegasnya.

Menurutnya, mendekati tahun politik ini, banyak isu-isu tertentu yang diduga disengaja disebar melalui media sosial. Karenanya, pihaknya berharap masyarakat selalu menelaah suatu informasi untuk mencari tahu kebenarannya. Sehingga situasi Kota Semarang tetap kondusif.(duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.