KPU Kota Magelang Masih Kekurangan Kotak Suara

Di Kota Magelang, setidaknya dibutuhkan  sebanyak 2.068 kotak suara untuk 407 TPS yang tersebar di 17 kelurahan.

MAGELANG– Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang masih menunggu pengiriman kotak suara dari KPU pusat. Hingga kini, KPU masih kekurangan kotak suara berjumlah sepuluh buah.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang, Basmar Perianto Amran menandatangani kesepakatan bersama Kapolres Magelang Kota, AKBP Idham Mahdi di Hotel Atria, Rabu (23/1/2019). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Kami masih kekurangan kotak suara sebanyak 10 buah,” ujar Ketua KPU Kopta Magelang, Basmar Perianto Amron, Rabu (23/1/2019) di sela-sela kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara KPU Kota Magelang dengan Polres Magelang Kota tentang pengamanan penyelenggaraan Pemilu tahun 2019 di Atria Hotel Magelang.

Amron menjelaskan, untuk Kota Magelang, setidaknya dibutuhkan  sebanyak 2.068 kotak suara untuk 407 TPS yang tersebar di 17 kelurahan. Rinciannya 2.035 buah untuk 407 TPS, dan 33 buah untuk PPK.

Nantinya tiap TPS ada lima kotak suara dan tiga bilik suara. “Saat ini baru ada 2.058 kota suara yang datang,” kata Basmar.

Basmar memastikan, seluruh logistik sudah beres dan hanya tinggal menunggu kekurangan kotak suara dan kartu suara saja. Khusus untuk kotak suara, jika belum juga dikirim maka pihaknya akan langsung mengambilnya di KPU Pusat.

Ia mengungkapkan, pada akhir tahun 2018 lalu, pihaknya mendapat kiriman sebanyak 20 kotak suara. Namun setelah dikroscek, kotak suara tersebut milik KPU Kabupaten Magelang. “Sehingga kami tetap kekurangan 10 kotak suara,” ujarnya.

Terkait dengan penandatanganan kerjasama dengan Polres Magelang Kota, Basmar menjelaskan, pengamanan kepolisian mutlak diperlukan dalam setiap tahapan pemilu, yakni tahap kampanye, distribusi logistik, penghitungan suara, hingga peengiriman suara ke tingkat KPU Provinsi Jawa Tengah. Pihak kepolisian juga akan menempatkan personelnya di TPS, KPU, maupun Bawaslu serta obyek vital lainnya yang berhubungan dengan penyelenggaraan pemilu.

Sementara Kapolres Magelang Kota, AKBP Idham Mahdi mengungkapkan, pihaknya sudah memetakan daerah yang termasuk kategori rawan maupun kurang rawan atau tidak rawan. Penempatan personel juga disesuaikan dengan kategori tersebut. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.