KPU Kendal Coret Bacaleg Mantan Napi Narkoba

Bacaleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat punya waktu tiga hari untuk mengajukan gugatan sengketa ke Panwaslu Kendal.

KENDAL – Satu bakal calon legislatif terbukti tersandung kasus narkoba dan dianulir Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kendal. KPU juga mencoret enam bacaleg lainnya karena tidak melengkapi persyaratan administrasi.

Anggota KPU Kendal memasang Daftar Calon Sementara anggota DPRD Kendal di papan pengumuman, Minggu (12/8/2018) siang. Foto: metrojateng.com/edi prayitno

Dalam pengumuman daftar calon sementara, Minggu (12/8/2018), KPU Kendal menganulir tujuh bakal calon legislatif. Dua bacaleg berasal dari Partai Golkar dan dua bacaleg Partai Hanura. Selain itu Partai Nasdem dan Partai Perindo masing-masing satu orang.

Namun demikian ketujuh bacaleg ini masih bisa memperbaiki jika dari partai mengajukan gugatan keberatan ke Panwaslu.

Anggota komisioner KPU Kendal Usman Daut Ahmadi mengatakan, total bacaleg yang mendaftar di KPU Kendal ada 513. “Namun ada tujuh yang tidak memenuhi syarat administrasi. Pada batas waktu  yang bersangkutan juga tidak melengkapi maka dinyatakan tidak memenuhi syarat ada  506,” jelasnya.

Sementara anggota Panwaslu Kendal Arif Mustofifin mengatakan, pihaknya memberikan waktu tiga hari kepada lima parpol atau tujuh bacaleg yang dinyatakan tidak memenuhi syarat untuk mengajukan gugatan sengketa ke Panwaslu Kendal.

“Selanjutnya dari pengajuan gugatan sengketa nantinya Panwaslu akan menggelar sidang ajudikasi. Dimana prosesnya maksimal 12 hari terhitung sejak adanya gugatan masuk. Putusan panwas dalam sidang ajudikasi menurutnya bersifat mutlak dan harus dipatuhi atau dilaksanakan oleh KPU setempat,” terangnya.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil putusan PN Palembang bacaleg dari Partai Nasdem dinyatakan bersalah dan telah menjalani pidana atas kasus penyalahgunaan narkoba. Ketua KPU Kendal, Wahidin Said mengaku sudah menerima surat rekomnedasi dari Panwaslu Kendal.

“Saya sudah berkonsultasi dengan Bawaslu maupun PN Palembang hasilnya bahwa bacaleg tersebut terbukti melakukan penyalahgunaan narkoba,” ujarnya. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.