KPU Kebut Pengiriman Logistik Pemilu, Prioritaskan Daerah Terpencil

Sejumlah daerah terpencil yang akses jalannya sulit dilakukan pengiriman terlebih dahulu.

SEMARANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Tengah sedang mengebut proses pengiriman logistik perlengkapan Pemilu 2019 ke seluruh kabupaten/kota. Sementara ini, menurut Komisioner Divisi Teknis, KPU Jateng, Ikhwanuddin sebagian logistik Pemilu sudah tiba di sejumlah kecamatan.

 

Suasana aktivitas penyortiran surat suara di gudang KPU Boyolali. (istimewa)

 

“Sudah ada beberapa kabupaten yang mendorong logistiknya ke kecamatan. Yaitu Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, Cilacap. Logistik yang mereka kirimkan sebagian sudah diterima oleh masing-masing kecamatan setempat,” kata Ikhwanuddin kepada metrojateng.com, Kamis (11/4//2019).

Ia menargetkan semua logistik harus sudah sampai ke tingkat kecamatan 35 kabupaten/kota maksimal pada 13 April lusa. Sehingga, tambahnya, pada kisaran tanggal 14 dan 15 April nanti, semua PPS sudah menerima logistik dari KPU kabupaten/kota.

Logistik yang dikirimkan antara lain berupa lembaran surat suara, form, alat bantu mencoblos khusus pemilih disabilitas, alat tulis dan sejenisnya.

Lebih lanjut lagi, ia mengungkapkan pengiriman logistik saat ini juga masih dikerjakan untuk daerah-daerah kepulauan macam Karimunjawa, Jepara dan Nusakambangan, Cilacap.

Pada 10 April kemarin perlengkapan logistik sudah dikirim lewat kapal reguler ke Karimunjawa dan Nusakambangan. “Tanggal 10 kemarin ngirimnya ke Karimunjawa. Pakai satu kapal reguler sudah cukup mengingat daerah tersebut jumlah pemilihnya masih relatif sedikit,” terangnya.

Ia berharap, semua KPPS tiap kecamatan di 35 kabupaten/kota sudah menerima logistik Pemilu pada tanggal 16 April.

“Sekarang kami sedang menggenjot pengiriman logistik ke tingkat kecamatan masing-masing kabupaten kota. Saat ini kita juga sedang melakukan proses packing di KPU tiap daerah,” tuturnya.

Pihaknya akan memprioritaskan pengiriman logistik ke wilayah yang sulit dijangkau kendaraan umum. Wilayah yang dimaksud Ikhwanuddin yaitu Desa Pranten, Kecamatan Bawang di Kabupaten Batang, Kecamatan Salem di Brebes, kemudian Cilacap, dan Kecamatan Pannggaran di Kabupaten Pekalongan.

“Karena Pemilu hajatan bersama, maka kami libatkan juga Pemda Pemda, Bawaslu, aparat kepolisian dan instansi lain untuk bahu-membahu membantu. BPBD juga membantu menanggulangi genangan air di gudang logistik,” pungkasnya. (far)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.