KPU Jateng Akui Tes Kesehatan KPPS Masih Ala Kadarnya

Evaluasi harus dilakukan secara cermat agar pelaksanaan Pemilu serentak menghasilkan aturan yang tepat untuk meningkatkan kualitas Pemilu periode berikutnya.

SEMARANG – KPU Jawa Tengah menyatakan sampai saat ini masih menunggu proses evaluasi dari KPU RI berkaitan dengan mekanisme pelaksanaan Pemilu serentak. Komisioner Divisi Teknis, KPU Jateng, Ikhwanuddin mengungkapkan evaluasi harus dilakukan secara cermat agar pelaksanaan Pemilu serentak menghasilkan aturan yang tepat untuk meningkatkan kualitasnya untuk tahun berikutnya.

Persyaratan Caleg DPD
Ilustrasi

“Yang jelas kan, KPU RI saya dengar sudah mengusulkan supaya petugas ad hoc mendapatkan jaminan kesehatan dari pemerintah. Usulannya juga sudah sampai ke kementerian yang mengurus bidang-bidang kesejahteraan sosial,” kata Ikhwanuddin saat dihubungi metrojateng.com, Jumat (26/4/2019).

Proses evaluasi yang menyeluruh, lanjutnya, akan dilakukan setelah kontestasi Pemilu kelar. Termasuk juga mengkaji aturan tentang cek kesehatan yang diwajibkan bagi setiap orang yang ingin melamar sebagai petugas TPS maupun KPPS.

Ia menilai aturan tes kesehatan selama ini masih dilaksanakan seadanya sesuai kemampuan masing-masing petugas. Saat proses rekrutmen berlangsung, ia mencontohkan bahwa tes kesehatan menjadi salah satu aturan yang mutlak dipenuhi jika seseorang berminat menjadi seorang petugas pengawal Pemilu.

Tes kesehatan sesuai aturan PKPU bisa dilakukan di dokter terdekat maupun puskesmas. Setiap Pemda dilibatkan menggelar tes kesehatan sesuai kemampuan masing-masing.

“Tapi seperti apa saja tes kesehatannya, itu yang ngurusi dokter yang bersangkutan. Yang penting dia memenuhi kesehatan jasmani dan rohani yang layak untuk direkrut sebagai petugas TPS maupun KPPS. Untuk di masing-masing kabupaten dan kota, tes kesehatan juga ada digratiskan oleh Pemda. Masih sebatas itu aturan yang kita buat, belum ada yang mengatur detail tes kesehatan untuk organ ini, itu memang belum ada,” tuturnya.

Ia menambahkan musibah yang menimpa para petugasnya di lapangan menjadi pelajaran penting untuk menggelar perhelatan serupa yang lebih baik di masa mendatang.

Pihaknya saat ini masih fokus mengerjakan rekapitulasi suara dan pemungutan ulang selesai dikerjakan. (far)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.