KPU Coret Dua WNA yang Masuk DPT di Magelang

Pencoretan WNA tersebut merujuk pada ketentuan pemilih bahwa harus warga negara Indonesia.

MAGELANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Magelang menemukan ada dua Warga Negara Asing (WNA) yang masuk dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Dua WNA langsung dikeluarkan dari DPT.

Sosialisasi Pemilu dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan Millennial Road Safety Festival di Kota Mungkid Kabupaten Magelang, Minggu (3/3/2019). Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

“Kami temukan ada dua nama WNA yang masuk dalam DPT, langsung kami coret sesuai instruksi dari KPU RI,” ungkap Purwanti Juli Wardani, Komisioner KPU Kota Magelang, di sela-sela Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan penetapan DPTb Tahap Kedua, Rabu (20/3/2019).

Menurut Purwanti, sebelumnya KPU  menemukan empat WNA di Kota Magelang. Namun yang masuk dalam DPT hanya dua WNA asal Belanda. Adanya dua WNA yang masuk dalam DPT merupakan hasil pendataan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Magelang.

“Namun kami terus mencermati apakah ada WNA yang masuk. Setelah ditelisik ada empat nama WNA, namun kemudian diketahui ada dua yang masuk DPT,” ujarnya.

Purwanti menyebutkan, WNA tersebut telah menjadi warga Kota Magelang dan masuk dalam Kartu Keluarga. Kedua WNA itu, menikah dengan warga negara Indonesia dan bekerja di sini.

Keduanya adalah Agustinus Lodewijk Dumatubun alamat di Kramat Utara, Magelang Utara dan Ernest Rudolf Scipio, alamat di Kramat Selatan, Magelang Utara. Mereka sudah tinggal di Kota Magelang sejak tahun 1999, satu bekerja sebagai pegawai bank dan seorang lagi mantan tentara.

Purwanti menjelaskan, pencoretan WNA tersebut merujuk pada ketentuan pemilih bahwa harus warga negara Indonesia. Lolosnya data WNA masuk dalam DPT, menurut Purwanti, dimungkinkan karena pihaknya menerima daftar pemilih dari pemerintah atau Disdukcapil. “Jadi bukan karena kami kurang kontrol,” dalihnya.

Sementara Ketua KPU Kota Magelang, Basmar Perianto Amron, memastikan tidak ada lagi WNA yang masuk dalam DPT. Kedua WNA yang dicoret sudah menjadi warga Kota Magelang dan masuk dalam KK karena menikah dengan warga Magelang.(MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.