KPK Geledah Ruang Kerja dan Rumah Dinas Bupati Jepara

Kedatangan petugas KPK berkait perkara praperadilan kasus bantuan politik (Banpol) PPP tahun 2011 hingga 2013

JEPARA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerja dan rumah dinas Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi, Selasa (4/12/2018). Penggeledahan berlangsung lebih kurang 2 jam.

Ilustrasi. KPK menggeledah ruang kerja dan rumah dinas Bupati Jepara, Selasa (4/12/2018). Foto: dok

Petugas KPK keluar dari ruang kerja bupati membawa berkas-berkas yang disimpan di dalam koper dan kardus air mineral. Penggeledahan kantor bupati dan rumah dinas dikawal anggota polisi bersenjata.

Bupati Jepara, Ahmad Marzuqi menyampaikan, dari ruang kerja petugas membawa berkas laporan dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan salinan surat keputusan pengangkatan bupati. Selain itu, Marzuqi juga dimintai keterangan.

“Hanya kertas-kertas laporan dan salinan. Tadi ruang kerja dan kamar,” ujar Marzuqi.

Dia menambahkan, kedatangan petugas KPK berkait perkara praperadilan kasus bantuan politik (Banpol) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tahun 2011 hingga 2013 sebesar Rp79 juta dengan tersangka Marzuqi, sebagai Ketua DPC PPP Jepara. Pada, praperadilan tersebut dimenangkan Marzuqi.

“Saya diduga menyuap, ada main dengan hakim. Padahal saya bertemu dengan hakimnya saja tidak pernah, kenal saja tidak,” kata Marzuqi.

Ditambahkan Marzuqi, kasus tersebut dilaporkan ke KPK pada tahun 2017. Sejak dilaporkan, Marzuqi sudah dua kali dipanggil KPP. Namun, dia tidak pernah hadir.

“Pertama karena saya sakit yang kedua karena ada kepentingan dan sudah saya percayakan kepada orang,” tandas dia.(MJ-23)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.