“Kotak Musik” Unnes, Lebih dari Sekadar Menikmati Musik

SEMARANG – Hari Musik Dunia yang diperingati tanggal 21 Juni lalu bertujuan untuk menyadarkan masyarakat tentang keberagaman musik yang ada. Di moment ini anak Pendidikan Seni Musik Universitas Negeri Semarang (Unnes) mewujudkannya dalam acara yang bertajuk “Kotak Musik” pada Sabtu (7/7) di gedung B6 Fakultas Bahasa dan Seni.

Penampilan salah satu bintang tamu Kotak Musik di Unnes. Foto: istimewa

Kotak Musik itu sendiri diibaratkan dengan benda ruang yang memliki lebar pada setiap sisi. Seperti itulah mereka menilai musik, harus sama dan tidak ada pembeda.

“Sebagai orang seni musik kita tidak boleh mendiskriminasikan seni, kotak yang sama sisinya di dalamnya mengandung berbagai jenis genre musik yang ada dan itu semua sama baiknya,” papar Panji, koordinator acara yang ditemui seusai breafing.

Menurutnya, Kotak Musik juga bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang musik bahwa musik adalah bagian dari kehidupan. “Pada awal acara kita memberikan pengetahuan mengenai apa itu musik dan mengapa tanggal 21 Juni diperingati sebagai Hari Musik Dunia,” lanjut Panji.

Acara ini dimeriahkan oleh 15 komunitas musik di Semarang dan sekitarnya. Congrock 17 Semarang jadi salah satu bintang tamu selain Ubay, jebolan Indonesia Idol 2014.

“Ada orchestra, musik madagaskar, pop, musik kontemporer, keroncong, jazz, hingga dangdut,” Panji menambahkan.

Acara ini merupakan syarat lulus mata kuliah Management Musik yang diotaki mahasiswa Unnes jurusan Pendidikan Musik semester enam. Dengan dukungan para alumni dan pengajar, Panji berharap agar ke depan kegiatan serupa bisa digarap lebih baik. (fem)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

11 + = 16

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.