Kota Semarang Fokus Bangun Pariwisata

Pemerataan Kue Ekonomi

Sektor pariwisata membuka banyak peluang usaha seperti jasa tour guide atau pemandu wisata, usaha kuliner dan oleh-oleh

SEMARANG – Untuk meratakan kue ekonomi bagi seluruh warga, Pemerintah Kota Semarang memprioritaskan pembangunan di sektor pariwisata. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, pembangunan sektor pariwisata akan membuka berbagai peluang usaha dengan melibatkan semua pihak dan lapisan masyarakat, termasuk kaum perempuan.

Tari Gambang Semarang sebagai salah satu ikon kesenian yang bisa “dijual” kepada wisatawan. (foto: metrojateng.com/Masrukhin Abduh)

“Arah pembangunan Kota Semarang saat ini adalah untuk menjadi kota perdagangan jasa yang berfokus pada pariwisata,” katanya, Selasa (23/4/2019).

Dicontohkan wali kota yang akrab disapa Hendi, sektor pariwisata membuka banyak peluang usaha seperti jasa tour guide atau pemandu wisata, usaha kuliner dan oleh-oleh, UMKM, usaha kreatif seperti handycraft, atraksi wisata dan lainnya.

Menurutnya, usaha pada sektor pariwisata akan lebih bervariasi sesuai dengan kearifan lokal serta potensi, keahlian dan ketertarikan yang dimiliki masing-masing orang.

Karenanya, untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata ini sangat diperlukan kesiapan Sumber Daya Manusia atau SDM di samping kesiapan infrastruktur. Dari sisi kesiapan SDM inilah, katanya, dibutuhkan support dari seluruh pihak, termasuk para kader PKK.

“Kami mempunyai 177 kampung tematik yang siap untuk dikembangkan bersama. Monggo kalau ada ide kreatif, usaha atau gagasan apapun kami sangat terbuka dan welcome,” ungkap Hendi.

Hendi meyakinkan bahwa kemandirian serta pemberdayaan kaum perempuan, akan terus didukung dan disinergikan dengan berbagai program pembangunan Kota Semarang. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.