indonesia-cari-bakat

Korban Tewas Laka Bawang Jadi 16 Orang

?
BATANG Korban tewas akibat kecelakaan di Jalan Sicawang Dukuh Kebaron, Desa Purbo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang menjadi 16 orang. Lima korbaan meninggal adalah anak-anak. Kecelakaan mobil pikap L300 bernomor polisi G 1987 FC diduga akibat kondisi ban tidak laik pakai. Sehingga polisi merasa insiden pecah ban ini akibat kelalaian pengemudi.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Jateng, Kombes Herukoco mengaku, telah menahan Sama’an (53), sopir mobil pikap. Selain itu, pihaknya telah menurunkan Tim Analisis Accident (TAA) melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Untuk sementara, temuan petugas Dirlantas Polda jateng di lapangan menjelaskan terkait ban. Sehingga saat terjadinya kecelakaan ban pecah dan terjadilah kecelakaan yang menewaskan belasan orang itu.

“Selain tidak diperuntukkan mengangkut barang tapi mengangkut orang, kondisi salah satu ban pada bagian belakang yang pecah sudah tidak laik untuk digunakan. Ditambah dengan kelebihan muatan yang mengangkut orang hingga berjumlah sekitar 30 orang, kata Herukoco.

Sementara itu jenazah korban tewas kecelakaan ini Selasa (06/09) pagi dimakamkan  di Desa Sibebek, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.  15 jenazah dimakamkan di Desa Sibebek sedangkan satu jenazah lainnya, dimakamkan di Dukuh Bakalan, Desa Sidoarjo, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang.

Korban meninggal yakni Hasan Soleh (7), Nariyah (36), Manisih (40), Bima (11), Vika (9), Rina (3), Marginah (55), Suriyah (35), Palil (45), Megi (7), Alfiyah (26), Romyati (45), Suminah ( 53), Sutami (35), Admi (58), dan Ponirah (35).

Belasan jenazah tersebut, disemayamkan bersama-sama dalam liang lahat yang berbeda, sekitar pukul 09.30. Kabag Kesra Setda Batang, Andi Hakim mengaku akan memberikan santunan sebesar Rp 1 juta per orang. Sedangkan biaya korban yang masih dirawat akan ditanggung sepenuhnya.

“Kami akan memberikan santunan kepada keluarga korban sebesar Rp 1 juta, dan perawatan kesehatan bagi yang masih dirawat kami tanggung,” katanya.

Diketahui sampai saat ini, masih ada delapan korban yang masih dirawat di Puskemas Bawang (2 orang), Puskesmas Limpung (3 orang), dan RSUD Kalisari (3 orang). (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat
Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

6 + 3 =

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.