Korban Longsor Ditemukan, Jasadnya Terbawa Arus Sungai Sejauh 10 Kilometer

Korban tidak tertimbun reruntuhan longsor, tetapi hanyut terbawa arus sungai hingga sejauh lebih kurang 10 km dari lokasi kejadian.

Tim SAR gabungan mengevakuasi korban Sri Murtini dari sungai untuk dibawa ke rumah duka. (Foto: metrojateng.com/Ahmad Khoirul Asyhar)

SEMARANG – Sri Murtini (45), korban tanah longsor di Pudakpayung, Banyumanik, kemarin sore, akhirnya ditemukan. Warga Villa P4A 2, RT 06 RW 07, Pudakpayung, tersebut ditemukan tewas di aliran sungai perbatasan wilayah Jabungan-Tembalang, Selasa (12/2/2019). Korban tidak tertimbun reruntuhan longsor, tetapi hanyut terbawa arus sungai hingga sejauh lebih kurang 10 km dari lokasi kejadian.

“Pencarian sejak kemarin sore. Tadi korban ditemukan oleh tim SAR gabungan sekitar pukul 10.10 di sungai perbatasan Tembalang-Jabungan. Posisi korban di pinggiran sungai,” kata komandan tim pencarian, Bibit Unggul, usai mengevakuasi korban.

Penemuan korban tersebut berawal dari informasi warga yang melihat adanya orang tergeletak di pinggir sungai. Hal itu kemudian dilaporkan ke petugas dan langsung mengecek ke lokasi. Petugas juga menghadirkan salah satu keluarga korban untuk mengenali apakah mayat di sungai tersebut benar Sri Murtini. Hasil identifikasi dan keterangan pihak korban membenarkan.

“Awalnya ada informasi penemuan mayat di sungai. Anggota datang ke lokasi dan berkoordinasi dengan tim SAR yang mencari korban longsor kemarin. Ternyata benar itu korban longsor yang dicari sejak sore kemarin,” ungkap Kapolsek Banyumanik Kompol Retno Yuli.

Jenazah korban longsor dievakuasi petugas gabungan. (Foto: metrojateng.com/Ahmad Khoirul Asyhar)

Jenazah korban dievakuasi oleh petugas menggunakan kantong jenazah. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka menggunakan ambulans.

Diberitakan sebelumnya, tanah longsor terjadi di Jalan Pudakpayung Raya RT 01 RW 06 Pudakpayung Banyumanik, Senin (11/2/2019). Insiden tersebut mengakibatkan pondasi dan lantai bangunan Salon Tins dan toko milik Jatmiko ambrol. Pemilik salon bernama Sri Murtini tidak selamat dalam insiden tersebut dan hanyut terbawa arus sungai di belakang bangunan. Peristiwa tersebut terjadi saat hujan lebat mengguyur wilayah Pudakpayung dan sekitarnya pada pukul 14.00. (aka)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.