Korban KM Pieces Selamat Berkat Ban dan Gabus

Jika tak segera terselamatkan, dehidrasi yang dialami kedua korban bisa semakin berat dan berakibat buruk pada ginjal.

PEKALONGAN – Korban selamat KM Pieces asal Pekalongan yang mengalami kecelakaan di Perairan Matiri Kalimantan mengaku trauma atas kejadian yang menimpanya. Mereka berhasil selamat dari maut dan mampu bertahan hidup dengan ban serta gabus.

Proses evakuasi korban KM Pieces setelah diketemukan Tim SAR. Foto : dok PMI Pekalongan

“Muhammad Samlawi dan Bambang Subagyo bercerita kepada saya, mereka selamat berkat ban dan gabus (styrofoam) yang dijadikan pelampung,” ujar Plt Kabid Pelayanan RSUD Bendan, dr Difayana, Selasa (6/8/2019) siang.

Masih berdasarkan cerita kedua korban kepada Difayana, kedua korban bertahan hidup hanya dengan minum air laut. Menurutnya, jika tak segera terselamatkan, dehidrasi yang dialami kedua korban bisa semakin berat dan berakibat buruk pada ginjal.

“Empat hari mereka tidak makan, tidak minum. Hanya minum air laut. Jadi kalau haus, minum air laut sedikit. Jadi seperti menggarami tubuh,” ungkap Difayana.

Difayana menyebut, jika kondisinya sudah semakin membaik, kedua korban ‎sudah bisa diperbolehkan untuk pulang ke rumahnya. Sementara, dua korban meninggal yang juga dibawa ke RSUD Bendan sudah teridentifikasi setelah dikonfirmasi ke pihak keluarganya.‎

‎Identitas keduanya yakni Mulyono (54) warga Wonotunggal, Kabupaten Pekalongan dan Casmuri (64) warga Gemer, Kabupaten Pekalongan. Adapun jumlah korban meninggal kecelakaan KM Pieces berjumlah empat orang.

“Sebelumnya sudah ada dua orang. Besoknya dua lagi diketemukan, bersama dua korban selamat. Jadi korban meninggal totalnya ada empat orang,” tegas Kasat Polair Polres Pekalongan Kota, AKP Taufik Hidayat.

Sebelumnya, dua korban meninggal lainnya sudah lebih dulu teridentifikasi. Yakni Sartani (64) warga Bebel, Kabupaten Pekalongan dan Sunoto (54) warga Wonokerto, Kabupaten Pekalongan. (MJ-10)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.