Kontraktor Yakin Pasar Wonodri Bisa Selesai 100 Persen

PT Batang Hari Karya Mandiri akan mengerahkan banyak pekerja dan akan kerja 24 jam untuk mengejar target penyelesaian pembangunan

SEMARANG – Meski sejumlah pihak menyangsikan pekerjaan bisa rampung, kontraktor pembangunan Pasar Wonodri Kota Semarang sangat yakin bisa menyelesaikan pekerjaannya. Mereka optimis pembangunan akan selesai 100 persen di akhir batas tambahan waktu pekerjaan pada 20 Januari 2019.

pasar wonodri
Komisi B DPRD Semarang meninjau progres pembangunan Pasar Wonodri, Senin (07/01/2019). (foto: metrojateng/Masrukhin Abduh)

Projek Manajer PT Batang Hari Karya Mandiri yang menggarap proyek Pasar Wonodri tersebut, Dedi Priyanto mengatakan, pihaknya akan mengerahkan banyak pekerja dan akan kerja 24 jam untuk mengejar target penyelesaian pembangunan.

‘’Kami yakin masih bisa selesai. Masih ada sisa 13 hari lagi. Kami akan kerja 24 jam untuk berusaha yang terbaik,’’ katanya, Senin (07/01/2019).

Dia memperkirakan, tanggal 15 Desember pekerjaan sudah bisa selesai semua, dimana progres pembangunan saat ini sudah mencapai 98 persen. Dia mengklaim pembangunan saat ini tinggal pembersihan material dan finishing akhir.

‘’Selama pembangunan kami memang terkendala akses masuk. Dari dua jalan yang ada, kami hanya bisa menggunakan satu jalan, dan itu merupakan jalan kampung,’’ ujarnya.

Sekretaris Dinas Perdagangan Kota Semarang, Nur Kholis menegaskan, pihaknya optimistis kontraktor yang mengerjakan proyek Pasar Wonodri bisa selesai sesuai waktu tambahan. Kalau tidak selesai akan diambil kebijakan sesuai ketentuan yang berlaku. Pihaknya juga terus memantau perkembangan pembangunan.

‘’Selama ini kesulitannya memang droping material. Pada awal pembangunan kami juga kesulitan memindah pedagang yang sudah terlanjur berjualan di jalan,’’ katanya.

Sebelumnya, Komisi B DPRD Kota Semarang yang melakukan tinjauan pembangunan pada Senin (7/1/2019) siang, pesimis pembangunan Pasar Wonodri akan selesai sesuai target. Meskipun sudah ada penambahan waktu pekerjaan bagi kontraktor oleh Pemkot Semarang selama 25 hari. Pasalnya masih banyak kegiatan pekerjaan yang belum jadi dan belum dikerjakan oleh kontraktor. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.