KONI : Prestasi Kendal Seret Karena Anggaran Tidak Dikelola Sendiri

image
Ilustrasi

KENDAL – Perolehan prestasi dibidang olahraga di Kabupaten Kendal tidak bisa berkembang dengan baik karena anggaran untuk pengembangan olahraga masih dikendalikan Dinas Pemuda dan Olahraga bukan organisasi yang menaungi bidangnya. Rencananya tahun 2017 mendatang, KONI Kendal bisa mengelola sendiri anggaran sesuai undang-undang yang berlaku agar bisa meningkatkan prestasi olahraga.
”Kami merekomendasikan kepada Pemkab Kendal terkait APBD, supaya mulai 2017, KONI Kendal bisa mengelola sendiri anggaran untuk meningkatkan prestasi di bidang olahraga,” kata Ketua DPRD Prapto Utono pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Kendal di Aula Kantor Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda), Minggu (20/12) siang.
Selain Ketua DPRD, RAT dihadiri Penjabat Bupati Kendal Kunto Nugroho HP dan Sekretaris KONI Jateng Mulyono. Prapto mengatakan, pengurus KONI Kendal supaya selalu solid dan belajar cara pengelolaan anggaran yang baik, sehingga nantinya bisa lebih profesional dan meningkatkan prestasi di bidang olahraga. Selama ini, kata dia, anggaran KONI melalui Dinas Pemuda dan Olahraga, karena KONI belum bisa mengelola anggaran sendiri. Oleh karena itu, pihaknya menginginkan KONI mulai mempersiapkan sarana dan prasarana dengan baik untuk mengelola dan meningkatkan prestasi olahraga di Kendal. ”Anggaran KONI di tahun 2016 masih melalui Dinas Pemuda dan Olahraga. Berapa besarnya saya tidak hapal persis. Dana APBD tersebut disesuaikan masing-masing sesuai dengan kebutuhan,” tuturnya.
Prapto Utono juga menyoroti CSR perusahaan yang belum menyentuh bidang olahraga. Padahal di Kendal tidak sedikit pabrik dengan skala besar. Belum lagi jika Kawasan Industri Kendal (KIK) beroperasi. ”CSR dari berbagai perusahaan bisa membantu meningkatkan prestasi olahraga. Dana CSR perusahaan, sebagian bisa digunakan untuk mendukung pembinaan para atlet,” kata dia.
Kunto menambahkan, KONI Kendal agar membangun sinergitas dengan instansi terkait. Pemkab akan berupaya memberikan dukungan. Saat ini, kata dia, merupakan momentum bagi dunia olahraga di Kendal untuk terus bergerak dan menorehkan prestasi. ”Momen saat ini sangat tepat. Kepala daerah terpilih harus bisa membawa angin segar bagi dunia olahraga di Kendal,” jelas Kunto.
Ketua KONI Kendal, Supriyadi, mengatakan, pihaknya mengapresiasi usulan dari Ketua DPRD untuk bisa mengelola anggaran sendiri, tidak tergantung dari dinas terkait. Hal itu akan lebih baik dalam pembinaan para atlet. ”Tahun 2016 merupakan saat untuk penjaringan atlet yang berprestasi. Kami juga membahas tiga cabor baru, yakni panah, yudo, dan bola tangan apakah layak untuk dimasukkan sebagai cabor di Kendal. Target kami di porprov 2018, Kendal bisa masuk 14 besar,” ucapnya. (MJ-01)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

23 + = 29

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.