Komunitas Pesepeda Galang Donasi untuk Korban Bencana Sulteng

Hanya dalam kurun waktu kurang dari satu jam, dana yang terkumpul mencapai Rp 2,5 juta.

MAGELANG – Bencana gempa dan tsunami di Kota Palu, Donggala, dan Sigi Sulawesi Tengah (Sulteng), menjadi duka bagi Indonesia. Banyak pihak yang berempati untuk membantu masyarakat di sana termasuk mahasiswa dan sejumlah komunitas di Kota Magelang.

Komunitas di Magelang galang dana untuk korban bencana di Sulawesi Tengah. Foto: metrojateng.com/ch kurniawati

Memanfaatkan Car Free Day, Minggu (7/10/2018) di Rindam IV/Diponegoro, Kota Magelang, belasan anggota komunitas pesepeda menggalang aksi peduli gempa dan tsunami untuk korban di Sulteng.

Salah satu anggota komunitas sepeda Magelang, Siska Sri Yoga mengapresiasi para pengunjung CFD yang secara spontanitas menyisihkan uang dalam penggalangan dana tersebut. Hanya dalam kurun waktu kurang dari satu jam, dana yang terkumpul mencapai Rp 2,5 juta.

”Bantuan dari masyarakat ini akan kita salurkan dan digabung dengan komunitas lainnya untuk disalurkan ke posko-posko di Palu, Donggala, dan Sigi. Supaya korban bencana juga teringankan bebannya dengan adanya bantuan ini,” kata Siska.

Pada kesempatan terpisah, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengaku bangga dengan sikap solidaritas dan peduli sesama yang diwujudkan warganya. Ia juga mengapresiasi kinerja relawan asal Kota Magelang yang ada di Lombok, NTB dan Sulteng.

”Saya sempat bertemu langsung dengan relawan asal Kota Magelang, saat di Lombok. Ternyata mereka datang ke lokasi bencana itu sampai lima hari, pakai jalur darat dan laut naik kapal. Saya terus terang trenyuh dengan sikap anak-anak kita yang jadi relawan,” tuturnya.

Sigit mengatakan, Pemerintah Kota Magelang akan kembali menyalurkan bencana bagi para korban bencana di Sulteng.

“Sudah saya edarkan surat kepada OPD, TNI, Polri, dan masyarakat, untuk gotong-royong membantu saudara kita di sana. Selain itu, kami juga sudah mengalokasikan bantuan senilai Rp 100 juta dari APBD Perubahan Kota Magelang 2018,” pungkasnya. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.