Kombinasikan Batik dan Serabut Kelapa, Mahasiswa UNS Sabet Emas di Makau

Produk tersebut berfungsi sebagai peredam suara yang didesain untuk interior

SOLO – Lima mahasiswa Universitas Sebelas Maret  (UNS) Solo meraih medali emas di ajang the 6th MIIEx (Macau Innovation and Invention Expo) yang diadakan di Macau Science Center pada 13–15 Juli 2018.

Mahasiswa UNS
Mahasiswa UNS peraih emas di MIIEx ke-6. Foto: metrojateng.com

Delegasi UNS terdiri dari Ahmad Thabib Mubarok (MIPA-2015), Fajar Julian Santosa (FP-2016), A’isah (FSRD-2015), Finna Aqhninna (FKIP-2016) dan Avina Utari (FEB-2016). Mereka mendapatkan special award berupa medali emas dari organisasi dunia yaitu WIIPA (World Invention Intellectual Property Assosiation).

Kompetisi ini diikuti oleh 162 invention dari berbagai negara di dunia dan juga dari segala tingkatan, mulai dari siswa, mahasiswa hingga master.

BACA JUGA: Inovasi Pertamina-UNS: Baterai Motor Listrik Murah dan Hemat

“Indonesia itu kaya akan SDA-nya maka dari itu dengan serabut kelapa dan batik khas Indonesia ini kita mampu membawa pulang emas dan mengharumkan bangsa Indonesia,” ujar Thabib Mubarok, Selasa (7/8).

Thabib cs membuat invensi dengan judul “CODE-PRO’ Coco-Fiber Diffusober for Interior Product yang mana produk tersebut didesain dengan kain batik khas Indonesia. Produk tersebut berfungsi sebagai peredam suara yang didesain untuk interior dan dipadukan dengan kain batik.

Kain batik yang mereka gunakan sangat diminati dan disukai oleh pengunjung yang datang. Bahkan juri juga tertarik akan ciri khas Indonesia ini.

BACA JUGA: Mahasiswa UNS Temukan Beras untuk Penderita Diabetes

“Persiapan kami untuk event dari keberangkatan dan pembuatan produk  kurang lebih 3 bulan. Ini pertama kalinya kami mengikuti ajang International, dapat info ini dari internet dan beberapa teman se-kampus UKM Studi Ilmiah Mahasiswa,” ujarnya.

MIIEx ke-6 ini bekerja sama dengan organisasi-organisasi invention dunia seperti IFIA (Internasional Federation of Inventors Association), HKIA (Hongkong Invention Association, WIIPA (World Invention Intellectual Property Assosiation) dan masih banyak lagi.

MIIEx ke-6 berlangsung selama tiga hari. Pada hari pertama ada dua juri yang menilai setiap invention yang dipamerkan. Selanjutnya hari kedua dan ketiga expo terbuka untuk publik serta ada conference oleh beberapa ahli yang memaparkan inovasinya. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.