Kolam Retensi Bubakan Diminta Dilengkapi Air Mancur

SEMARANG – Penataan kawasan Kota Lama Semarang terus dilakukan pemerintah. Melalui pendanaan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat saat ini Kota Lama sedang dibenahi drainase dan keindahan kawasan tersebut.

Wakil Wali Kota Hevearita G Rahayu meninjau proyek penataan Kawasan Kota Lama, Kamis (5/7). Foto: masrukhin abduh

Sejak dikerjakan pada awal tahun lalu hingga saat ini pekerjaan penataan Kawasan Kota Lama masih mencapai 20 persen dari total pekerjaan. Kontraktor pelaksana proyek, Dimas Yudha mengatakan, untuk tahap awal pekerjaan di antaranya adalah perbaikan sistem drainase, pembuatan duckting atau saluran kabel bawah tanah, dan pembuatan kolam retensi Bubakan serta Mberok.

‘’Untuk pekerjaan drainase khusus di Jalan Letjen Suprapto dan pemasangan tiang pancang di Bubakan sendiri sudah rampung 80 persen. Dalam minggu depan kami berharap sudah dapat selesai dan pindah mengerjakan kolam retensi Berok,’’ katanya, Kamis (5/7).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu yang siang tadi meninjau proyek, tetap optimistis proyek penataan Kota Lama dapat rampung di akhir tahun ini.

mengatakan, terkait progres proyek penataan Kota Lama yang hingga saat ini baru mencapai 20 persen, tetap optimistis dapat rampung di akhir tahun ini.

Sementara mengenai kolam retensi Bubakan yang menjadi satu kesatuan dalam proyek penataan kawasan Kota Lama, ia meminta supaya dilengkapi air mancur.

‘’Karena selain untuk kenindahan kolam yang juga akan dijadikan ruang terbuka hijau, juga untuk membuat kawasan bubakan semakin sejuk,’’ katanya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

58 − 53 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.