Kolaborasi Koperasi Magelang Kembangkan Bisnis Minimarket

Hingga akhir tahun ditargetkan bisa berdiri 20 outlet di Kabupaten Magelang.

MAGELANG – Tak puas berdiri sendiri, koperasi yang ada di Kabupaten Magelang berkolaborasi mengembangkan usaha minimarket, yakni Tosima Mart. Hingga kini minimarket yang sudah berdiri sebanyak 13 outlet.

Direksi Tosima Mart meresmikan outlet baru yang ada di Kabupaten Magelang. Foto: dokumentasi

Direktur Utama PT Tosima, Sujadi mengatakan, ide mendirikan minimarket ini pada tahun 2015, namun mulai 2016 baru berdiri minimarket pertama di Kecamatan Srumbung, Kabupaten Magelang. Tiga tahun kemudian usaha minimarket ini berkembang hingga berhasil mengelola 13 mini market.

“Kami beri nama Tosima Mart yang artinya Toko Koperasi Magelang. Kami menargetkan hingga akhir tahun bisa berdiri 20 outlet,” ungkapnya saat menerima rombongan dari Dinas Koperasi dan UMKM Jateng, Kamis (26/9/2019).

Diketahui, sembilan dari 13 outlet Tosima sudah menggunakan aplikasi dan empat lainnya sedang dalam proses.

“Melalui aplikasi ini, kami bisa memantau stok barang yang sudah terjual, transaksi, dan pendapatan. Dengan begitu, tanpa harus diorder bisa langsung mengirim barang ke tiap toko,” kata Sujadi.

Rata-rata transaksi di setiap outlet dalam satu hari saat ini mencapai Rp5 juta. Ke depan ditargetkan di angka Rp10 juta tiap hari.

Sujadi mengatakan, pihaknya ingin usaha ritel ini dapat juga dinikmati juga oleh koperasi. “Kami di sini tidak mencari keuntungan besar, namun merata untuk anggota koperasi sehingga harga barang di minimarketnya juga bisa lebih bersaing,” jelasnya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jateng Emma Rachmawati menjelaskan upaya Dinas Koperasi dan UMKM Jateng untuk mendorong gerakan koperasi Go Digital mulai menunjukkan hasil. Sebelumnya telah menggandeng inkubator untuk meningkatkan kinerja koperasi.

Sementara program masih berlangsung, ia justru telah menemukan koperasi yang nantinya bisa menjadi percontohan di Jateng.

“Ada empat koperasi di Kabupaten Magelang yang kemudian membentuk PT mereka lalu berbisnis distribusi perdagangan ritel dan mengelola 13 minimarket di sana,” ucap Emma.

Tidak hanya berbisnis ritel, keempat koperasi yang membentuk PT Tosima Gemilang Indonesia itu juga menyediakan aplikasi untuk tiap minimarket yang berada di bawah naungan mereka.

“Uniknya, selain mendistribusikan dan menyetok barang di mini market mereka juga menyediakan sistem aplikasi yang menghitung transaksi hingga stok barang tiap minimarket yang mereka kelola,” jelasnya.

Ia berencana akan menjadikan PT Tosima Gemilang Indonesia yang didirikan oleh koperasi itu sebagai percontohan di kabupaten dan kota lain di Jateng. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.