Kisah Tandon Siranda, Hidupi Warga Semarang Hingga Ratusan Tahun

Reservoir Siranda di Jalan Diponegoro Semarang. (foto: metrosemarang.com/Fariz Fardianto)

SEMARANG – Ruas Jalan Diponegoro, Semarang, pada Selasa siang (17/10), tampak lengang. Mendung yang menggelanyut diatas langit Semarang tak menyurutkan aktivitas warga sekitar. Namun, siapa sangka tak jauh dari tikungan di ruas jalan tersebut, terdapat sebuah tandon raksasa yang jadi urat nadi kehidupan bagi masyarakat setempat.

Warga mengenalnya dengan nama Reservoir Siranda. Menurut Yongkie Tio, seorang sejarawan Semarang, Reservoir Siranda merupakan bangunan yang menyimpan rekam jejak panjang bagi warga lokal.Di lokasi tersebut merupakan jejak perjuangan terakhir Dr Kariadi untuk membantu warga Semarang dalam merebut kemerdekaan Indonesia dari tangan bala tentara Jepang.

“Bangunan itu tak bisa dilepaskan dari sosok Dr Kariadi. Sebab, saat Jepang berusaha menebar racun di dalam air Reservoir tahun 1945 silam, Kariadilah yang bergegas datang ke sana untuk mengecek langsung kebenaran informasinya,” ungkap Yongkie.

Tapi, sayang beribu sayang. Yongkie menyebut perjuangan Kariadi kandas di tengah jalan saat mobil yang ditumpangi dokter muda itu diberondong peluru oleh tentara Jepang. Kariadi gugur dalam perjalanan menuju rumah sakit terdekat.

Meski begitu, baginya Reservoir Siranda menjadi bangunan ikonik. Walau pernah diracuni oleh Jepang, tetapi air yang terkandung di dalamnya tetap bisa mengairi rumah-rumah warga Semarang.”Sampai sekarang, Reservoir Siranda masih berfungsi dengan baik. Bahkan, bangunannya sejak beberapa tahun terakhir dikelola oleh PDAM Tirta Moedal Semarang,” bebernya.

Pada masa lampau, mata air yang bersumber dari Reservoir Siranda mampu terhubung dengan tandon tua lainnya yang berada di kawasan Tanah Putih, Candisari, Pecinan dan Kota Lama.Hanya saja, untuk saat ini ketiga tandon itu telah hilang. “Yang masih berdiri kokoh dan berfungsi dengan baik hanya Reservoir Siranda,” tandasnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

96 − 95 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.