Ketua PA 212 Resmi Tersangka Dugaan Pelanggaran Kampanye

Sebelum ditetapkan menjadi tersangka, Slamet Ma’arif sudah diperiksa sebagai saksi pada 7 Februari lalu.

SOLO – Polresta Solo menetapkan Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif menjadi tersangka kasus dugaan pelanggaran pidana Pemilu. Dia dinilai melakukan kampanye di luar jadwal saat berorasi dalam acara tablig akbar PA 212 di Solo Raya, 13 Januari 2019 silam.

Ketua Umum PA 212 Slamet Ma’arif jadi tersangka dugaan pelanggaran pidana Pemilu. Foto: metrojateng.com

Peningkatan status Slamet Ma’arif tersebut setelah Polresta Solo melakukan serangkaian gelar perkara. Slamet Ma’arif diduga melakukan pelanggaran kampanye di luar jadwal, sebagaimana diatur dalam Pasal 521 atau Pasal 492 Undang-Undang Nomor & Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemliu).

“Dari hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik, Jumat lalu itu ditingkatkan menjadi tersangka,” ujar Wakapolresta Solo, AKBP Andy Rifai, Senin (11/2/2019).

Lebih lanjut Andy menjelaskan, penetapan tersangka sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku. Sebelum ditetapkan menjadi tersangka, Slamet Ma’arif sudah diperiksa sebagai saksi pada 7 Februari lalu.

Slamet Ma’arif akan dikenakan Pasal 280 ayat (1) UU Pemilu No.7 Tahun 2017. Yakni tentang larangan kampanye di luar jadwal yang telah ditetapkan oleh penyelenggara pemilu.

“Ancaman pidana penjara maksimal satu tahun dan denda maksimal Rp12 juta (pasal 492 UU Pemilu), atau penjara dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta (pasal 521 UU Pemilu),” jelas Andy.

Kapolresta Solo, Kombes Pol Ribut Hari Wibowo mengatakan, pihaknya telah mengirimkan surat pemanggilan pemeriksaan kepada Slamet Ma’arif. Pemeriksaan akan dilakukan pada Rabu (13/2) di Polda Jawa Tengah.

“Penetapan Ustaz Slamet Ma’arif ini telah melalui beberapa tahapan. Penyidik melakukan penanganan kasus dugaan pelanggaran kampanye secara profesional dan transparan,” katanya. (MJ-25)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.