Ketua DPC PDIP Solo Tak Khawatir dengan Posko Prabowo-Sandi 

Dalam Pilpres April 2019, Rudy menargetkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin bisa meraih 78 persen suara.

SOLO – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengaku tidak begitu mengkhawatirkan adanya pemindahan posko pemenangan Prabowo-Sandi di Kota Solo. Pria yang menjabat sebagai Wali Kota Solo ini mengaku kehadiran posko tersebut tidak akan mempengaruhi suara pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin.

Ketua DPC PDI Perjuangan Solo, FX Hadi Rudyatmo. Foto: metrojateng.com

“Kami sudah sering berkompetisi, dan ciri orang Solo itu titen jago wong Solo,” ujar Rudy, Sabtu (15/12/2018).

Dalam Pilpres April 2019, Rudy menargetkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin bisa meraih 78 persen suara. Pihaknya telah menjalankan mesin-mesin partai untuk memenangkan Jokowi dua periode.

“Presiden Solo menang itu harus mutlak banyak yang telah beliau perbuat bagi Kota Solo sendiri dan Indonesia, dengan pembangunan dimana-mana,” jelasnya.

Sementara itu, elite politik Partai Gerakan Indonesia Raya terus mematangkan penempatan markas pemenangan bagi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno.

Bahkan, Ketua DPC Gerindra Salatiga, Yulianto menyatakan partainya siap membuatkan markas pemenangan bagi Sandiaga Uno.

Hal ini, menurutnya karena Salatiga punya basis massa Gerindra yang besar ditambah lagi keberadaan wilayahnya dikenal sebagai kota toleran.

“Kami siap. Apalagi massa Partai Gerindra di Salatiga cukup banyak dan siap memenangkan Prabowo-Sandi di Pilpres 2019,” ungkapnya saat dihubungi, Minggu (16/12/2018).

Ia mengatakan punya kekuatan massa yang mumpuni untuk memenangkan Prabowo-Sandi di Pilptes nanti. Massa Gerindra Salatiga, katanya dianggap cukup solid. Sebab, Salatiga menjadi dua daerah di Jateng yang kepala daerahnya merupakan kader partai besutan Prabowo itu.

Ia optimistis lokasi Salatiga yang berada di tengah pegunungan Ungaran sangat strategis untuk mendulang suara sebesar-besarnya untuk kemenangan Prabowo-Sandi. (MJ-25/far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.