Ketua Asprov PSSI Jateng Ditangkap, Gubernur Dukung Polri

Tangkap dan bongkar biar bal-balan kita itu selebihnya semakin baik.

SEMARANG- Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus pengaturan skor yang telah merusak tatanan sepakbola Indonesia.

sim pelajar
Ganjar Pranowo bersama Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono dalam diskusi “Fungsi Registrasi Identifikasi Kendaraan Bermotor Dalam Road Safety dan Penegakan Hukumnya” yang digelar di Hotel Patrajasa, Semarang, Rabu (21/11/18). (foto: istimewa)

Menurutnya dengan adanya penangkapan Ketua Asprov PSSI Jawa Tengah, Johar Lin Eng oleh Polda Metro Jaya, menjadi titik balik bagi penegak hukum untuk menindak para pelaku mafia bola yang ada selama ini.

“Sudah tangkap aja. Tangkap dan bongkar biar bal-balan kita itu selebihnya semakin baik,” tegasnya, saat ditemui usai Rapat Paripurna DPRD Jateng, Kamis (27/12/2018).

Ia menyayangkan ulah oknum-oknum yang telah mencederai sepakbola Indonesia. Baginya pertandingan sepakbola yang telah diatur skornya menjadi tontonan yang tak sedap dipandang mata.

“Enggak enak nonton bal-balan skornya diatur dan semua dispekulasikan untuk kepentingan-kepentingan ekonomi. Maka itu bida menghilangkan unsur olahraganya. Padahal dari dulu kita dorong KONI dan pengelola olahraganya untuk menerapkan kebijakan yang baik,” katanya.

Ia pun mengapresiasi upaya kepolisian yang bergerak menangkap anggota Exco PSSI ini. Hal ini, kata dia, bukti kepolisian bisa masuk ke ranah olahraga. Ia menganggap penangkapan Johar agar dunia olahraga menjadi maju.

Penangkapan ini terkait dengan pengakuan Ketua Askab PSSI Banjarnegara, Budhi Sarwono beberapa waktu lalu yang dipalak ratusan juta rupiah oleh oknum PSSI di Jateng agar Persibara Banjarnegara yang dipimpin anaknya menang saat berlaga di kompetisi Liga 3.

Soal mafia bola yang terjadi selama ini, ia mengaku kerap mendengarnya saat bertugas ke Jakarta. Ceritanya pun sudah ia dengar lama.

“Seperti orang buang angin saja. Baunya ada terus dicari enggak ada. Italia kan juga ada. Di Jateng mudah-mudahan itu bisa dibongkar,” ujar Ganjar.

Pihaknya mempersilahkan kepada aparat kepolisian untuk mengungkap semua kasus pengaturan skor di pengadilan.

“Kalau bisa terbongkar, harapan kita ini momentum bagi mereka yang komitmen kepada sepakbola Tanah Air. Mengaku dan tunjukan saja. Ini waktunya melakukan revolusi besar-besaran di dunia sepakbola,” tandasnya.

Johar Lin Eng tengah menjalani periode kedua sebagai Ketua Asprov PSSI Jateng. Dia terpilih untuk periode 2013-2017 dan 2017-2021. Mantan GM PSIS Semarang itu juga tercatat sebagai anggota Exco PSSI.

JLE dijemput polisi di Bandara Halim Perdanakusuma pada Kamis pagi tadi usai menjalani penerbangan dari Solo. Sejauh ini belum ada keterangan resmi terkait status JLE. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.