Kenalkan Kearifan Lokal, Anak-Anak Diajari Buat Wayang Rotan

Komunitas Pojok Kidul dan Rumah Aksara Wilis Bersaudara mengajari anak-anak di Desa Ketileng Singolelo Kecamatan Welahan membuat wayang dari rotan (foto: metrojateng.com/MJ-23)

 

JEPARA – Keceriaan tercurah dari wajah anak-anak usia SD saat mengikuti pelatihan membuat wayang rotan. Tangan mereka mengenggam beberapa batang rotan yang berbentuk seperti lidi dan dianyam menjadi wayang.

Di balik keceriaan mereka, tersimpan rasa penasaran untuk bisa menganyam rotan menjadi wayang. Beberapa di antaranya tak malu bertanya pada mentor yang melatih mereka.
Ya, anak-anak ini mengikuti pelatihan membuat wayang rotan yang dihelat Jepara ini cukup mengasyikkan. Dalam waktu kurang dari satu jam, belasan anak-anak ini sudah bisa menghasilkan wayang rotan lebih dari satu.
Yusuf, anggota Komunitas Pojok Kidul menuturkan bahwa kegiatan ini memberikan ruang kreatif bagi anak-anak. “Sambil bermain mereka terolah daya kreatifnya. Belajar berkembang secara asyik dan menyenangkan,” ujarnya, Minggu (21/1).
Ini bukan kali pertama pelatihan wayang rotan dilakukan. “Kegiatan ini yang ketiga kalinya. Pertama di Rumah Aksara Wilis Bersaudara dan kedua di SDN Karanganyar,” paparnya.
Ia menjelaskan Pojok Kidul merupakan komunitas kesenian yang fokus mengembangkan ruang kreatif dan sejarah desa. “Kami kerap bekerjasama dengan Rumah Aksara Wilis Bersaudara yang juga aktif di bidang literasi dan ruang kreatif anak,” lanjutnya.
Kegiatan pelatihan membuat wayang rotan ini dipungkasi dengan menonton film karya independen Rumah Aksara Wilis Bersaudara. Dua film yang kami putar yakni Ayo dolanan dan Dukun Sekti. Keduanya karya Rumah Aksara dab Silent Candle Production. Ada beberapa aktornya dari Komunitas Pojok Kidul,” tandasnya. (MJ-23)
Anda mungkin juga berminat

Tuliskan Balasan

Alamat email Anda tetap rahasia dan tidak kami simpan.

3 + 1 =

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.