Kenaikan Harga Cabai Sumbang Inflasi Juni

selain kenaikan harga cabai inflasi juga disumbang oleh kenaikan tarif angkutan antar kota, bawang merah dan petai.

SEMARANG –Kenaikan harga cabai merah berdampak pada inflasi bulan Juni di Jawa Tengah. Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat inflasi sebesar 0,60 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 135,16.

Kenaikan harga cabal menyumbang inflasi di bulan Juni. Foto: dok metrosemarang.com

Kepala BPS Provinsi Jateng, Sentot Bangun Widoyono mengatakan, inflasi secara garis besar disumbang oleh kenaikan indeks pada semua kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 1,44 persen, diikuti kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,81 persen.

“Maka, selain kenaikan harga cabai inflasi juga disumbang oleh kenaikan tarif angkutan antar kota, bawang merah dan petai,” ungkapnya, Senin (1/7/2019).

Penyumbang inflasi lainnya yaitu, kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,75 persen; kelompok sandang sebesar 0,42 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,08 persen; kelompok perumahan, air, ilstrik, gas dan bahan bakar sebesar 0,06 persen; kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,04 persen.

Kendati demikian, terdapat komoditas yang menahan laju inflasi antara lain, turunnya harga bawang putih, telur ayam ras, beras, nangka muda dan mujair.

Sementara itu, inflasi terjadi di enam kota SBH (survei bahan pokok) di Jawa Tengah. Kota Tegal mengalami inflasi tertinggi yaitu sebesar 0,82 persen dengan IHK sebesar 133,53 diikuti inflasi di Kota Cilacap sebesar 0,75 persen dengan IHK sebesar 139,93. Kemudian Kota Kudus inflasi sebesar 0,61 perseb dengan IHK sebesar 142,75, Kota Semarang sebesar 0,60 persen dengan IHK sebesar 134,87, Kota Purwokerto sebesar 0,54 persen dengan IHK sebesar 133,63.

“Inflasi terendah di Kota Surakarta sebesar 0,45 persen dengan IHK sebesar 131,89,” tandasnya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.