Kemenangan untuk Mendiang Erik

Salah satu gol Erik disarangkan ke gawang Persibat saat PSIS menang dengan skor 3-0 pada 11 Oktober 2017 di Stadion Moch Soebroto.

MAGELANG – Erik Dwi Ermawansyah hadir dalam kemenangan PSIS atas Persibat Batang di Stadion Moch Soebroto Magelang, Selasa (5/2/2019). Striker muda yang tutup usia pada 25 Januari 2019 itu menjadi inspirasi Hari Nur Yulianto dkk saat melumat Laskar Banteng Alas Roban dua gol tanpa balas.

Selebrasi khusus pemain PSIS untuk Erik Dwi Ermawansyah

Pertandingan leg pertama babak 32 besar Piala Indonesia tersebut jadi momentum untuk memberi penghormatan kepada Erik Dwi Ermawansyah. Sebelum kick off seluruh pemain dan penonton mengheningkan cipta untuk mendoakan striker PSIS di musim 2017 itu.

Kelompok suporter Panser Biru yang berada di tribun selatan juga membentangkan poster bergambar Erik Dwi dan tulisan Rest in Peace.  Pemain-pemain PSIS juga melakukan selebrasi khusus dengan membawa jersey Erik bernomor 9.

“Kami semua berdoa untuk Erik, semoga dia tenang di sisi-Nya,” kata Septian David Maulana, yang mencetak gol pertama PSIS.

Erik Dwi Ermawansyah berperan membantu PSIS meraih tiket promosi ke Liga 1. Tampil dalam 22 laga, mantan striker Madura United itu mencetak lima gol.

Salah satu gol tersebut disarangkan ke gawang Persibat saat PSIS menang dengan skor 3-0 pada 11 Oktober 2017 di Stadion Moch Soebroto. Pemain 22 tahun itu melengkapi gol-gol yang dicetak Taufik Hidayat dan Rio Saputro untuk meloloskan PSIS ke babak 8 besar Liga 2.

Pemain-pemain PSIS mengenang mendiang Erik Dwi Ermawansyah yang meninggal karena serangan jantung pada 25 Januari 2019 silam

Sementara, keunggulan dua gol belum sepenuhnya memuaskan asisten pelatih Widyantoro. Menurutnya masih ada sejumlah pembenahan sebelum menjalani leg kedua, Jumat (8/2) mendatang.

“Pertandingan hari ini menjadi catatan evaluasi bagi kami. Belum sesuai target karena masih banyak peluang yang terbuang. Pemain trial juga terlihat kurang percaya diri,” kata Widyantoro.

Dalam laga tersebut Wiwid memainkan tiga pemain trial, Heru Setiawan, Soni Setiawan dan Tegar Pangestu sebagai starter. Satu pemain seleksi lainnya, Dani Raharjanto baru dimasukkan di babak kedua.

Gol-gol kemenangan PSIS dihasilkan Septian David Maulana di menit 32 dan Bayu Nugroho, empat menit sebelum turun minum.

PSIS hanya butuh hasil imbang untuk mengunci tiket ke 16 besar. Andai kalah, Mahesa Jenar juga bisa lolos asalkan selisih gol tidak lebih dari satu. (twy)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.