Kembangkan Sektor Pariwisata, Hendi Siap Gandeng Ratusan Komunitas

Komunitas di Kota Semarang yang jumlahnya ratusan harus dapat menjadi agen perubahan berbagai persoalan di Kota Semarang.

SEMARANG – Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengundang ratusan perwakilan komunitas dari berbagai latar belakang untuk berdiskusi dengannya di Balai Kota Semarang, Senin (11/11/2019).

Wali Kota Hendrar Prihadi bertemu dengan komunitas di Semarang. Foto: dokumentasi

Secara khusus, Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut menyebutkan, diundangnya perwakilan berbagai komunitas tersebut adalah untuk bersama – sama menyamakan visi kegiatan dalam menggerakkan Kota Semarang. Sebab menurutnya, komunitas di Kota Semarang yang jumlahnya ratusan harus dapat menjadi agen perubahan berbagai persoalan di Kota Semarang.

Bertajuk ‘Membangun Kota Milik Bersama’, Hendi selaku Wali Kota Semarang hari itu memimpin sendiri kegiatan yang juga dihadiri oleh sejumlah jajarannya di Pemerintah Kota Semarang, antara lain dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Pemuda dan Olah Raga, Dinas Sosial, Dinas Komunikasi dan Informasi, serta Humas Pemerintah Kota Semarang.

Dirinya pun memulai diskusi dengan menekankan pentingnya eksistensi berbagai komunitas di Kota Semarang, terlebih dalam memetakan masalah perkotaan, serta menggerakkan masyarakat secara lebih luas.

Tak hanya itu, Hendi juga memaparkan sejumlah kegiatan komunitas yang telah bersinergi dan mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Semarang.

Untuk itu dalam kesempatan tersebut Hendi menegaskan komitmennya untuk bisa semaksimal mungkin mendukung kegiatan – kegiatan yang diinisiasi oleh berbagai komunitas di Kota Semarang.

“Pemerintah Kota Semarang dalam beberapa tahun terakhir banyak membangun area publik untuk berkegiatan, ada taman Nada, ada taman Indonesia Kaya, ada juga ruang – ruang pertemuan di Balaikota ini, dan seterusnya, silahkan dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kegiatan komunitas masing – masing,” jelasnya.

“Jadi harapannya penambahan area publik di Kota Semarang ini bisa sejalan dengan semakin banyak kegiatan – kegiatan yang diinisiasi, apalagi dalam konteks membangun sektor pariwisata, Kota Semarang butuh banyak kegiatan untuk menjadi penarik. Salah satu embrionya adalah aktifitas komunitas – komunitas,” tandas Hendi.

Salah satu peserta yang hadir dalam kesempatan itu, Rizky, mewakili Magic Community mengapresiasi niatan Hendi untuk membuka komunikasi dengan komunitas yang ada di Kota Semarang. Dirinya bahkan menuturkan bahwa komunitasnya akan bergerak mendukung kemajuan Kota Semarang dengan menyelenggarakan event sulap berskala internasional bila dimungkinkan.

“Dari Magic Community berencana untuk menyelenggarakan event dengan mengundang magician dari luar,” ungkapnya.

“Kalau bisa mendapatkan dukungan dari Pemerintah Kota Semarang, apa yang harus dilakukan komunitas kami ?” lempar Rizki kepada Hendi.

Terkait hal tersebut, Hendi menegaskan jika tidak hanya satu dua kegiatan komunitas dengan skala besar yang didukung Pemerintah Kota Semarang. Maka dari itu dirinya meminta jika komunitas serius dalam merencanakan kegiatan, dapat langsung berdiskusi dengan dinas yang berkaitan dengan aktivitas yang akan diselenggarakan.

“Kalau skalanya kecil bisa mengirim surat ke kantor saya untuk bisa dilihat apa yang bisa langsung dibantu, tapi kalau skalanya besar harus dikaji dan dibahas di tingkat dinas satu tahun sebelumnya, karena harus direncanakan penganggarannya terlebih dahulu,” pungkas Hendi menanggapi.

“Maka hari ini ada sedulur – sedulur saya kepala dinas juga hadir, silahkan langsung berkomunikasi. Pada intinya seluruh kegiatan positif komunitas akan didukung,” tekannya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.