Kemarau Panjang, Hasil Panen Padi Kelurahan Purwosari Menyusut

Tahun ini ada penurunan panen padi sekitar 10-15 persen

SEMARANG – Kemarau berkepanjangan yang melanda sebagian besar wilayah Kota Semarang telah mengakibatkan penurunan hasil panen di sektor pertanian. Di Kelurahan Purwosari, Kecamatan Mijen, hasil panen padi yang dilakukan para petani setempat mengalami penurunan 10-15 persen dari kondisi normal.

Ilustrasi

“Tahun ini ada penurunan panen padi sekitar 10-15 persen. Karena kondisi pengairan yang ada saat ini cukup sulit. Kondisi kemarau yang panjang sempat dibuatkan embung tapi tidak bisa mencukupi kebutuhan air untuk areal persawahan,” kata Junaedi, Lurah Purwosari, kepada metrojateng.com, Minggu (19/8/2018).

Ia bilang tiap memanen pada satu hektar lahan sawah, warganya hanya bisa menghasilkan 3 ton. Beras yang dihasilkan dari areal persawahan di Purwosari yaitu jenis IR yang diklaim sudah tahan hama.

Menurutnya Purwosari selama ini dikenal sebagai lumbung padi bagi Kota Semarang. Dengan topografis yang berbatasan dengan Boja Kendal, membuat sebagian karakter penduduknya mengandalkan kegiatan bercocok tanam.

Untuk saat ini, jumlah penduduk Kelurahan Purwosari mencapai 4.862 orang atau 1.600 kepala keluarga.

Dengan adanya penurunan hasil panen padi, Junaedi mengungkapkan warga kini mulai memutar otak.

“Karena ada penurunan hasil pertanian mengingat pengairannya mayoritas tadah hujan. Jadinya petani di sini enggak berani berspekulasi lagi. Mereka sekarang beralih menanam jagung. Belum lama ini habis panen satu hektaran,” cetusnya.

Di Purwosari, katanya terdapat lima Gapoktan. Para petani dikenal mampu menghasilkan ragam buah dan sayuran untuk dijual ke berbagai daerah. Terdapat pula singkong, durian, rambutan, terong dan ragam palawija yang kerap dipanen oleh petani lokal.

“Kebetulan sudah masuk musim panen ketiga. Maka Jumat kemarin kita lakukan kirab Merti Dusun. Itu sebagai wujud sedekah Bumi, atas rasa syukur warga yang telah diberi pelimpahan rezeki dan hasil pertanian. Puncaknya malam ini akan digelar wayang kulit semalam suntuk,” pungkasnya. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.