Kemarau Panjang, BPBD Salurkan 11.940 Tangki Air Bersih ke 828 Desa

BPBD akan meminta bantuan CSR perusahaan untuk membantu penyediaan air bersih bila dana berkurang.

SEMARANG- Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jawa Tengah menambah pasokan air bersih bagi desa-desa terdampak kemarau panjang.

Warga mengantre air bersih yang didistribusikan oleh BPBD Kabupaten Banyumas. Foto: metrojateng.com

Kepala BPBD Jawa Tengah, Sarwa Pramana mengungkapkan jumlah pasokan air bersih yang disalurkan bagi 828 desa mencapai 11.940 tangki. Air bersih sebanyak itu digunakan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga di sejumlah daerah.

Untuk saat ini, terdapat 29 daerah yang masih terdampak kekeringan. Selain dikirim ke pedesaan, pihaknya juga memasok air bersih ke 214 kecamatan. “Per hari ini sudah ada 11.940 tangki,” tutur Sarwa, Jumat (28/9/2018).

Ia mengaku sudah menggunakan dana kebencanaan senilai Rp 600 juta untuk menanggulangi kekeringan. Sejumlah kabupaten dan kota telah menerima aliran dana dari pihaknya.

Daerah-daerah yang sudah menerima itu di antaranya, Demak berupa 200 tangki air, Wonogiri, Kendal dan Kabupaten Semarang. Dana kebencanaan itu, sudah proses pengiriman. Harapannya dana bantuan anggaran provinsi ini mampu mencukupi. Ia akan meminta bantuan CSR perusahaan untuk membantu penyediaan air bersih bila dana berkurang.

Ia memperkirakan musim penghujan akan tiba akhir Oktober. Namun dari acuan BMKG, awal musim penghujan akan tiba lebih awal pada November. Sebagian daerah, tambahnya malah sudah ada yang hujan meski tidak merata.

“Ini kita baru akan rapat kooordinasi seluruh pimpinan di Jawa Tengah, mengatasi kekeringan tapi juga mempersiapkan antisipasi bencana pada saat hujan,” ujar Sarwa. (far)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.