Kekeringan di Sragen, PLN Salurkan 60 Tangki Air Bersih

Melalui program CSR ini, dari 70 tangki bantuan air bersih yang dialokasikan, saat ini baru 4 tangki yang telah disalurkan.

SRAGEN – PLN UP3 Surakarta melalui program PLN PEDULI siap memberikan bantuan sebanyak 60 tangki air untuk sejumlah daerah yang dilanda kekeringan di wilayah Kabupaten Sragen. Bantuan air bersih dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter per tangki dibagikan dengan koordinasi bersama BPBD Sragen.

PLN UP3 Surakarta menyalurkan air bersih di daerah kekeringan di Kabupaten Sragen, Minggu (21/7/2019). Foto: dokumentasi

Manager PLN UP3 Surakarta, Mundhakir mengatakan, melalui program CSR ini, dari 70 tangki bantuan air bersih yang dialokasikan, saat ini baru 4 tangki yang telah disalurkan.

Lokasi penyerahan bantuan di sejumlah dukuh yang berada di Desa Dukuh, Desa Galeh, masuk Kecamatan Tangen. Selain itu juga di sejumlah dukuh yang berada di Desa Jenar Kecamatan Jenar.

“Total penerima manfaat bantuan air bersih ini sementara kurang lebih ada 391 Kepala Keluarga,” katanya, Minggu (21/7/2019).

Menurut dia, untuk lokasi penyaluran bantuan air bersih dari PLN beserta jadwalnya ditentukan oleh BPBD. Dalam hal ini, BPBD Sragen yang memiliki data pemetaan daerah krisis air bersih, beserta peta medan yang ditempuh.

“BPBD Sragen juga mencari sumber mata air permanen untuk sumur bor, sehingga mata rantai kekeringan bisa dipangkas,” ungkapnya.

Mundhakir menjelaskan, PLN terus berkomitnen untuk bisa berkontribusi dalam membantu masyarakat yang memang sedang kesulitan air bersih. Apalagi, air merupakan sumber kehidupan utama.

“Ke depan, kami berharap dari BPBD dapat menemukan sumber air, sehingga kita dapat memberikan bantuan secara optimal. Dan  PLN sendiri siap untuk membangun jaringan listrik guna optimalisasi pompa sumur tersebut,” jelasnya.

Salah seorang warga Desa Jenar, Wati menyatakan terimakasihnya atas bantuan air bersih dari PLN. “Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan berupa air bersih yang sangat dibutuhkan,” ujarnya.

Hal senada dikatakan Kepala BPBD Sragen, Sugeng Priyono. Pihaknya berharap, di puncak musim kemarau sekitar bulan Agustus – September PLN tetap dapat memberikan bantuan serupa.

“Kita dari BPBD juga tetap akan berusaha mencari sumber air untuk dapat membantu, setidaknya minimal satu dukuh. Kami pun mewakili dari bupati mengucapkan terima kasih atas bantuan air bersih dari PLN,” tegasnya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.