Kejurnas Wushu Unnes Banjir Peserta

Peserta terdiri 77 tim dari 12 provinsi di antaranya, Jambi, Sumsel, Babel, DKI Jakarta, Jabar, DIY, Jatim, Bali, Kaltim, NTT, Papua dan Jateng.

SEMARANG – Kejuaraan nasional (Kejurnas) Wushu Terbuka Piala Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes) IV kebanjiran peminat. Sebanyak 506 peserta mendaftar pada ajang yang akan digelar 24-28 April 2019 di Auditorium Unnes Sekaran Gunungpati.

Para juara mendulang medali pada Kejurnas Wushu Terbuka Piala Rektor Unnes III/2018 lalu. Kejurnas yang sama akan digelar 24-28 April 2019 di Auditorium Unnes Sekaran Gunungpati. Foto: metrojateng.com/dok Istimewa

Ketua panitia, Dr Heny Setyawati mengatakan, pihaknya menargetkan 400 peserta mendaftar dalam kompetisi tersebut. Namun, pada batas waktu pendaftaran tahap pertama tanggal 20 April 2019, sebanyak 506 atlet sudah masuk dalam daftar peserta.

“Mereka terdiri 77 tim dari 12 provinsi di antaranya, Jambi, Sumsel, Babel, DKI Jakarta, Jabar, DIY, Jatim, Bali, Kaltim, NTT, Papua dan Jateng. Tidak menutup kemungkinan jumlah peserta akan terus bertambah,” ungkapnya yang juga Sekretaris Pengprov Wushu Indonesia Jawa Tengah itu, Senin (22/4/2019).

Kejurnas Wushu Piala Rektor Unnes ini sudah memasuki tahun keempat dan digelar dalam rangka Dies Natalis Unnes. Kegiatan tersebut menggandeng Pengprov Wushu Indonesia Jateng sebagai realisasi dari program “Wushu Goes to Campus” sebagaimana awalnya mempertandingkan nomor-nomor wushu pertarungan bebas (sanda) kategori senior, junior dan pra junior.

Kini Kejurnas Wushu Terbuka Piala Rektor Unnes juga mempertandingkan nomor-nomor wushu peragaan jurus (taolu) kategori senior, junior kelompok usia A, B, C dan D, serta nomor sanda kategori anak usia 9-11 tahun.

“Banyaknya peminat yang mengikuti kejurnas ini, karena ajang ini dijadikan pengprov sebagai uji coba bahkan seleksi pembentukan tim ke Kejurnas Wushu Junior dan Senior Piala Presiden RI yang sekaligus sebagai ajang babak kualifikasi (Pra) PON XX/2020 Papua tanggal 23 sd 28 Juni 2019 mendatang di Pangkal Pinang Kepulauan Bangka Belitung,” kata Sekum KONI Jateng itu.

Adapun, atlet Unnes yang akan berlaga dalam kejurnas adalah mereka yang tergabung dalam UKM Wushu Unnes. Tim Unnes bertumpu pada atlet muda yang baru menginjak usia senior. Walaupun relatif baru dalam kategori senior, mereka adalah atlet jawara di usia junior.

“Sebagai bagian dari pembinaan, regenerasi atlet menjadi keharusan untuk keberlangsungan organisasi. Dengan begitu tim Unnes tetap optimistis untuk mendulang medali,” tandasnya. (ang)

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.