Kejar Pendapatan Rp 5 M, Semarang Zoo Diubah Mirip Bali Zoo

Semester I 2018, pendapatan Semarang Zoo capai Rp 1,8 miliar.

SEMARANG- Semarang Zoo atau Taman Margasatwa Semarang memperoleh pendapatan mencapai sebesar Rp 5 miliar di tahun 2018. Hingga pertengahan tahun realisasi dari target tersebut baru tercapai sekitar Rp 1,8 miliar.

Wakil Wali Kota Hevearita G Rahayu memerlihatkan anak harimau penghuni baru Semarang Zoo. Foto: metrojateng.com/efendi

“Di tahun 2017 pendapatan kami hanya Rp 880 juta, tapi di 2018 hingga libur Lebaran dan sekolah kemarin sudah mencapai Rp 1,8 miliar, meskipun targetnya sampai akhir tahun nanti Rp 5 miliar”, kata Plt Direktur PT Taman Margasatwa Semarang, Samsul Bahri Siregar, Senin 6 Agustus 2018.

Upaya untuk meningkatkan jumlah pengunjung dan pendapatan itu terus dilaksanakan. Ia mengatakan, Semarang Zoo akan dilakukan penataan meliputi menambah jumlah dan jenis satwa. Jenis satwa yang saat ini hanya ada 100 jenis akan ditambah menjadi minimal 150 jenis.

“Nantinya, setiap hewan atau satwa juga akan dibuatkan rumah sendiri, pengunjung juga dapat membeli dan memberikan makanan yang disediakan untuk satwa,” katanya.

Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu juga mengatakan, pihaknya akan merehab Semarang Zoo lebih menarik. Hal itu akan dimulai pada tahun ini juga. Bahkan, pembenahan akan dilakukan di semua lini di Semarang Zoo agar jadi tempat wisata unggulan.

“Semarang Zoo akan dikembangkan dengan konsep seperti Bali Zoo, ada fauna dan juga wahana bermannya. Sehingga nantinya bisa menghasilkan pendapatan asli daerah yang besar,” tegasnya. (duh)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.