Kebiasaan Warga Harus Diubah Hadapi New Normal

Bupati Kendal Mirna Annisa didampingi Anggota DPR RI Mujib Rohmat membagikan paket sembako kepada warga di Desa Rowosari. Foto: alif hafidz/metrojateng.com

KENDAL – Bupati Kendal Mirna Annisa meminta warga untuk mengubah kebiasaannya untuk menuju era new normal paska pandemi covid 19 berakhir. Saat ini  Pemerintah Kabupaten Kendal mulai mempersiapkan sarana pendukung di tempat-tempat umum. Tidak hanya itu edukasi kepada masyarakat dibutuhkan  untuk mengubah kebiasaan agar terbiasa dengan hal yang baru yakni menjaga jarak, memakai masker dan perilaku hidup bersih.

 

“Misalnya bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk selalu menjaga jarak dengan sesama. Selain itu juga menggunakan masker saat berada di luar rumah, membutuhkan pemahaman dan sosialisasi yang lebih lagi kepada warga,” jelasnya saat memberikan bantuan sembako kepada warga terdampak covid 19 di Desa Rowosari Kendal.

 

Bupati menambahkan, sarana pendukung untuk pemberlakuan new normal masih disiapkan, seperti misalnya menyiapkan tempat cuci tangan di tempat umum, untuk layanan publik juga perlu dilakukan standar protokol kesehatan sehingga kedepan layanan-layanan umum ini sudah lebih baik dibidang kesehatannya.

 

“Misalnya untuk sarana pendidikan, masih dirumuskan bagaimana kedepan pendidikan di Kendal dijalankan saat pemberlakukan new normal ini,” kata bupati.

 

Sementara itu dalam pembagian sembako kepada warga terdampak covid 19 di Kecamatan Rowosari ada dua desa yakni Rowosari dan Jatipurwo. “Jumlahnya untuk Desa Rowosari ada 400 paket dan di Desa Jatipurwo ada 300 paket sembako dari Pemkab Kendal,” kata Camat Rowosari, Slamet Riyadi.

 

Sasaran penerima bantuan ini ada warga terdampak covid 19 dan belum masuk dalam penerima bantuan, baik bantuan pangan non tunai, program keluarga harapan maupun bantuan langsung tunai.

 

Warga sendiri senang dengan bantuan ini karena dimasa pandemi seperti sekarang bisa mengurangi beban sehari-hari. Paket sembako ini berisi beras 15 kilogram, gula pasir dua kilogram dan minyak goreng satu liter. Rencananya paket sembako ini akan dibagikan ke wilayah lain di Kabupaten Kendal yang jumlahnya mencapai belasan ribu paket sembako.(alf)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.