Kebakaran Hanguskan Ratusan Hektare Lahan di Lereng Merapi

Api terlihat semakin membesar dan tim gabungan kesulitan untuk memadamkan karena faktor peralatan dan medan yang sulit dijangkau.

MAGELANG – Kebakaran terjadi di hutan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) sejak Jumat (4/10/2019). Hingga Sabtu (5/10) api masih belum mampu dipadamkan. BPBD Kabupaten Magelang mencatat sekitar 115 hektare lahan hutan yang terbakar.

Kebakaran hutan di lereng Gunung Merapi. Foto: dok BPBD Kabupaten Magelang

“Kami mencatat sekitar 115 hektare lahan hutan yang terbakar,” terang Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Magelang, Edi Susanto, Sabtu (5/10/2019).

BPBD bersama dengan instansi terkait terus berupaya melakukan pemadaman, dengan mengerahkan 2 tim Hilux dan Ranger.
Sementara itu, BPBD juga menyiapkan tanki air untuk cadangan, atas permintaan dari TNGM dan langsung melakukan koordinasi dengan Damkar.

Kebakaran terjadi di tiga wilayah, masing-masing Desa Ngablak Kecamatan Srumbung. Titik api terlihat pukul 11.25 WIB yang bersumber dari grid D5d sampai grid D5g.
Kemudian Desa Ngargomulyo Kecamatan Dukun, pada pukul 11.00 WIB ditemukan titik api muncul di wilayah blok Bedengan. Api yang masuk hutan berhasil dipadamkan dan hanya tinggal yang masuk ke arah sawah penduduk seluas 50 meter.

Kebakaran juga terjadi di Desa Ngargosoka Kecamatan Srumbung, dengan titik api hampir sampai di zona rimba TNGM. Karena angin cukup kencang, tim gabungan segera ditarik mundur demi keamanan dan keselematan. Pukul 13.50 WIB, titik api di blok Sentong Kali Putih juga masih terlihat menyala.

Menurut Edi, api terlihat semakin membesar dan tim gabungan kesulitan untuk memadamkan karena faktor peralatan dan medan yang sulit dijangkau. “Sampai saat ini penanganan belum selesai,” ujarnya.

Wiryawan, Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I Sleman-Magelang, Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) menambahkan, meski di wilayah Jurangjero (Ngargosoko Srumbung) sempat turun hujan intensitas ringan pada pukul 14.40 WIB namun api belum padam sepenuhnya. (MJ-24)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.