Kebakaran Dapur Martabak “Siliwangi” Tewaskan Juru Masak

Diduga saat korban memasak itu terjadi kebocoran tabung gas sehingga menyebabkan kebakaran.

SEMARANG – Seorang juru masak Martabak dan Kue Bandung Siliwangi, Jalan Jenderal Sudirman, Semarang Barat, tewas dalam insiden kebakaran di tempat tersebut, Jumat (26/4/2019). Korban diketahui bernama Slamet Prayogo (34), warga Gayamsari, Semarang.

Jenazah Slamet Prayogo, juru masak di dapur Martabak dan Kue Bandung Siliwangi, dievakuasi dari lokasi kejadian oleh petugas. Foto: metrojateng.com/ahmad khoirul asyhar

Menurut keterangan Afrianto (19), rekan kerja korban, insiden kebakaran terjadi sekitar pukul 08.30. Saat itu ia masih tidur sedangkan korban memasak daging untuk isi martabak di dapur. Diduga saat korban memasak itu terjadi kebocoran tabung gas sehingga menyebabkan kebakaran.

“Saat kejadian saya sedang tidur bersama tiga pekerja lainnya, terus terbangun karena masnya (korban) teriak minta tolong. Tidak ada suara ledakan,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.

Api di dapur semakin membesar, korban diduga berusaha memadamkan api seorang diri tetapi tidak bisa. Korban berusaha keluar dari dapur tetapi pintu terdekat dalam kondisi terkunci. Ia kemudian lari ke dalam kamar mandi hingga terkepung kobaran api.

“Korban itu mau memadamkan api tidak bisa terus ke kamar mandi. Ternyata api semakin besar dan ia tidak bisa keluar,” ungkap Afrianto.

“Sebelum kerja di sini, korban ini kerja di kafe,” sambungnya.

Peristiwa kebakaran tersebut kemudian dilaporkan ke petugas pemadam kebakaran dan Polsek Semarang Barat. Tidak lama kemudian tiga unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Petugas langsung berjibaku memadamkan api. Tidak membutuhkan waktu lama, api berhasil dipadamkan sebelum menjalar ke bangunan lain di sekitarnya.

Meski api hanya melahap bagian dapur Martabak dan Kue Bandung Siliwangi, nyawa Slamet Prayogo tetap tidak terselamatkan. Petugas menemukan jasad Slamet di dalam kamar mandi. Setelah itu jasad korban dievakuasi dan dibawa ke RSUP Dr Kariadi Semarang. (aka)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.