Kartu Merah yang Kacaukan Skema PSIS

Kekalahan dari Persib membuat PSIS gagal merangsek ke tiga besar. Hari Nur Yulianto dkk masih tertahan di peringkat kelima dengan poin 14. 

MAGELANG – PSIS Semarang harus menelan kekalahan saat menjamu Persib Bandung di Stadion Moch Soebroto Magelang, Minggu (21/7/2019). Kartu merah Patrick Mota di akhir babak pertama menjadi pukulan telak buat tuan rumah yang sebenarnya lebih banyak menciptakan peluang.

PSIS gagal memaksimalkan sejumlah peluang dan harus takluk di tangan Persib Bandung, Minggu (21/7/20199.

Meladeni Maung Bandung pada laga pekan ke-10 Shopee Liga 1, PSIS mengawali pertandingan dengan penuh percaya diri. Kemenangan atas PSS Sleman di pekan sebelumnya menjadi modal penting Mahesa Jenar untuk memukul Persib yang kehilangan Ahmad Jufriyanto dan Bojan Malisic.

Tuan rumah mampu mendominasi permainan dan menciptakan lebih banyak peluang di babak pertama. Setidaknya ada lima peluang dihasilkan Silvio Escobar, Bayu Nugroho dan Septian David. Sedangkan Persib hanya sekali menebar ancaman lewat Febri Hariyadi di awal pertandingan.

Tapi, arah permainan berubah setelah Patrick Mota diganjar kartu merah di menit 43. Gelandang Brasil itu mengantongi dua kartu kuning dan harus mengakhiri laga lebih cepat.

“Skema yang kami adalah menekan sejak awal laga, karena kami mengincar kemenangan di sini. Di babak pertama kami bisa menciptakan banyak peluang tapi gagal menjadi gol,” kata head coach PSIS, Jafri Sastra.

Bek Persib Ardi Idrus bekerja keras menghalau serangan pemain-pemain Mahesa Jenar.

“Kartu merah di babak pertama sudah pasti merusak semua rencana kami. Sulit mengulang apa yang bisa kami lakukan di babak pertama dengan kondisi kekurangan jumlah pemain. Tapi kami masih bisa menciptakan peluang di babak kedua, bahkan lebih banyak dari lawan,” ucapnya.

Meski minus satu pemain, tuan rumah mampu menghasilkan empat peluang berbanding dua milik Persib. Ezechiel Ndouasel menjadi pembeda di laga ini. Umpan silang Henhen Herdiana dimaksimalkan striker Chad untuk mengoyak gawang Joko Ribowo.

“Kami semua sudah kerja keras, tapi kekurangan satu pemain memang sangat menyulitkan. Kami harus segera bangkit dan lupakan kekalahan ini karena pertandingan ke depan jauh lebih penting,” imbuh striker Silvio Escobar.

Sementara pelatih Persib, Robert Rene Alberts mengakui PSIS bermain luar biasa. “Ini pertandingan yang berat, PSIS bermain bagus, bahkan ketika bermain dengan 10 pemain masih bisa menyulitkan kami,” tukasnya.

Kekalahan dari Persib membuat PSIS gagal merangsek ke tiga besar. Hari Nur Yulianto dkk masih tertahan di peringkat kelima dengan poin 14.

Hasil tersebut menjadi kekalahan kandang kedua yang didapat PSIS musim ini. Sebelumnya mereka juga dipermalukan Kalteng Putra 1-2 di pekan pembuka.

Selanjutnya Mahesa Jenar dijadwalkan menyambangi markas PSM Makassar pada 29 Juli, namun laga tersebut kemungkinan ditunda karena Juku Eja harus melakoni leg kedua final Piala Indonesia. PSIS baru akan bermain lagi pada 2 Agustus dengan menjamu pimpinan klasemen Tira-Persikabo. (twy)

 

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.