Karang Taruna Se-Jateng Bakal Serbu Desa Wisata Kandri

Pada perayaan Bulan Bakti Karang Taruna tersebut akan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

SEMARANG – Anggota Karang Taruna dari kabupaten/kota Se-Jawa Tengah bakal menyerbu Desa Wisata Kandri Gunungpati Kota Semarang, 21-22 Oktober 2019. Mereka akan memperingati Bulan Bakti Karang Taruna Jawa Tengah 2019 dengan menyelenggarakan berbagai kegiatan di sana.

Ketua Karang Taruna Kota Semarang, I Gede Ananta Wijaya, Ketua Panitia Bulan Bakti Karang Taruna Jateng 2019, Dimas Hanif Lutfi dan pengurus lainnya sedang berdiskusi terkait acara Bulan Bakti Karang Taruna Jateng 2019 di Desa Wisata Kandri Gunungpati Kota Semarang, 21-22 Oktober 2019. Foto: metrojatengcom.com/anggun puspita

Ketua Karang Taruna Kota Semarang, I Gede Ananta Wijaya mengatakan, Bulan Bakti Karang Taruna merupakan agenda tahunan Karang Taruna dari tingkat kabupaten/kota, provinsi maupun tingkat pusat.

“Adapun, untuk peringatan tingkat provinsi akan kami selenggarakan di Desa Wisata Kandri, karena Kota Semarang kali ini menjadi tuan rumah,” ungkapnya saat ditemui, Kamis (17/10/2019).

Pada kegiatan yang diselenggarakan dua hari itu, sebanyak 375 anggota Karang Taruna akan datang ke Desa Wisata Kandri melaksanakan bakti sosial seperti, bedah rumah warga, bersih-bersih masjid, hingga pemberian bantuan pada warga tidak mampu.

“Selama tinggal di sana kami juga akan menggelar pameran kuliner, kerajinan tangan dan produk unggulan UMKM,” tuturnya.

Diketahui, pada perayaan Bulan Bakti Karang Taruna tersebut akan dihadiri Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi.

Ketua Panitia Bulan Bakti Karang Taruna Jateng 2019, Dimas Hanif Lutfi menambahkan, selain kegiatan bakti sosial pihaknya juga akan mengajak anggota Karang Taruna ke objek wisata Kota Semarang.

“Kami akan kunjungi Kota Lama Semarang, Goa Kreo, Waduk Jatibarang dan lainnya. Kegiatan ini sekaligus mengenalkan wisata Kota Semarang kepada para anggota Karang Taruna,” katanya. (ang)

Anda mungkin juga berminat

Tidak bisa berkomentar. Sudah ditutup.